Barat Jadikan Islam Sebagai Tumbal

(RajaDumay.com) --- Pada 13 Februari 2013, dalam sebuah seminar di Jakarta, Direktur Islamic Human Rights Comission, Massoud Shadjareh mengatakan, orang-orang Barat (non Muslim) menjadikan Islam sebagai korban untuk mengembalikan identitasnya.

“Orang-orang Barat kehilangan identitasnya. Untuk mengembalikan identitas itu, mereka memerlukan korban. Yugoslavia memakai strategi ini, menggunakan Muslim sebagai korban untuk disalahkan,” kata Shadjareh.

Mantan aktivis kampus 60-an itu memberi contoh suatu kasus warga Muslim Amerika yang dibelanya. Muslim itu diciduk polisi di rumahnya.

“Ketika saya tanya kepada kepolisian, mereka banyak alasan dan berdalih kepolisian mendapat kiriman data yang kemudian dilaporkan ke AS. Itulah sebabnya turun  perintah untuk penangkapannya,” ungkap Shadjareh. “Kita punya perjanjian yang sangat tidak adil.”

Pria beranak empat itu mengumpamakan pemerintah negara besar itu seperti Fir’aun yang bisa mendakwa seseorang tanpa bukti yang benar. 


Menurutnya, di Eropa setiap tahun dari kasus terorisme ada satu hingga dua dilakukan oleh Muslim, tapi lebih banyak yang dilakukan oleh orang lain (non Muslim), tapi tidak pernah diungkap media.

“Terlihat sekali ketimpangan dalam keadilan yang sangat menyudukan umat Islam,” tegas Shadjareh. (Rudi Hendrik)
Share on Google Plus

About Rudi Hendrik

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar