![]() |
| Tarian Bali beralaskan karpet sajadah, Jakarta, Ahad, 3 Januari 2015. (Foto: dok. RimaNews.com) |
“Panitia HAB ke-70 Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta menyatakan permohonan maaf kepada semua pihak atas kelalaian kami,” ujar Kepala Kanwil Kemenag Provinsi DKI Jakarta Abdurrahman. Mi’raj Islamic News Agency (MINA) memberitakannya Senin (4/1).
“Tidak ada unsur kesengajaan pada kejadian itu. Karpet tersebut semula digunakan untuk tari Saman yang diperagakan oleh 175 siswa madrasah. Belum dilipat, para penari Bali sudah maju ke depan untuk memperagakan tariannya.”
Abdurrahman menambahkan, karpet yang digunakan itu bukan diambil dari Masjid Kanwil DKI Jakarta yang biasa digunakan untuk salat, melainkan karpet aula yang biasa digunakan untuk kegiatan sosial di Kanwil DKI Jakarta.
HAB Kementerian Agama diperingati setiap tanggal 3 Januari. Peringatan HAB di Kanwil DKI Jakarta ditandai dengan pelaksanaan upacara bendera di halaman kantor.
Dalam kesempatan itu, diberikan penghargaan berupa Lencana Karya Satya kepada sejumlah aparatur Kemenag Kanwil DKI Jakarta yang mengabdikan dirinya selama 30 tahun, 20 tahun dan 10 tahun. Acara kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah yang diiringi pertunjukan seni tari Saman dan Tari Kanyaka Sura.
“Atas nama panitia HAB ke-70, kami memohon maaf dan mengucapkan terima kasih atas kritik dan sarannya. Hal ini akan menjadi bahan pembelajaran bagi kami untuk lebih baik lagi di masa yang akan datang,” tegas Abdurrahman.
(Sumber: MirajNews.com/id)


0 komentar:
Posting Komentar