Selain Yuyun, Gadis Manado Diperkosa 19 Pria

Ilustrasi. (Foto: Indonesia Travel)
(RajaDumay.com) --- Selain kasus pemerkosaan dan pembunuhan terhadap Yuyun di Bengkulu, di Manado ada pula kasus pemerkosaan terhadap V (19) oleh 19 pria.

V tampak mulai membaik kesehatannya saat Sindonews bertandang ke rumah korban, Minggu (8/5/2016) Pukul 16.00 Wita, gadis cantik itu terlihat tersenyum.

Terlihat, gadis cantik itu memakai baju biru dan celana biru pendek dengan rambut diikat kebelakang tersenyum saat diberi salam yang didampingi ayah tercintanya.

Saat ditanyakan bagaimana kabar dia menjawab sehat-sehat. "Saya sehat,"  ucap dia sambil tersenyum manis.

Mengenai kronologis kejadian, gadis itu belum bisa menceritakannya dikarenakan masih trauma untuk mengingatnya. "Apa yang dikatakan ayah itu kronologisnya," ujar dia.

Sementara itu, Ayah Korban Hamdi mengatakan, kiranya kasus ini bisa selesai jika semua pelaku bisa ditangkap. 

"Anak saya saat ini sudah terlihat sehat, hanya butuh istirahat karena besok dia akan melakukan kegiatan sehari-hari alias bekerja di salah satu perusahaan di Manado," ujar dia.

Dia menambahkan, nanti hari Senin (9/5) akan pergi ke Polda Sulut untuk mengecek kasus ini sudah sampai di mana. Mohon juga kepada media untuk mengawalnya. "Kami keluarga meminta keadilan yang seadil-adilnya kepada Polda Sulut sampai kasus ini selesai," pungkas dia.

Sementara itu, 19 pria pelaku masih buron.

Kondisi ini menggerakan hati Ikatan Advokad Indonesia (Ikadin) Provinsi Sulut untuk mendampingi korban dan mengawal kasus tersebut.

"Kami akan kawal kasus ini, karena ini kasus yang sangat tidak pantas dialami korban," tegas Ketua Ikadin Sulut Adv E. K Tindangen SH.

Menurut dia, berdasarkan keterangan korban kepada orangtua, korban diperkosa hingga mencapai 19 orang di berbeda tempat. 

"Di mana ada pelaku diduga bandar narkoba, ada diduga oknum polisi dan ada diduga bekerja di Badan Narkotika Nasional (BNN)," terang dia. 

Dia menambahkan, orangtua korban telah melaporkan kasus ini ke aparat yang berwajib tapi mereka terus dipersulit. Maka kami akan berikan perlindungan hukum kepada korban.

"Saya mendesak kiranya aparat yang berwajib bisa mengungkap dan menangkap pelaku-pelaku tersebut. Kami sudah diberitahukan nama-nama pelaku beserta foto yang diberikan orangtua, dimana nama-nama tersebut disebut-sebut oleh korban," pungkasnya.

(Sumber: SindoNews.com)
Share on Google Plus

About Rudi Hendrik

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar