![]() |
| PBB: 13,5 juta warga Suriah membutuhkan bantuan kemanusiaan. (Foto: Reuters) |
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,
إِنَّ رَبَّكُمُ ٱللَّهُ ٱلَّذِى خَلَقَ ٱلسَّمَـٰوَٲتِ وَٱلۡأَرۡضَ فِى سِتَّةِ أَيَّامٍ۬ ثُمَّ ٱسۡتَوَىٰ عَلَى ٱلۡعَرۡشِۖ يُدَبِّرُ ٱلۡأَمۡرَۖ مَا مِن شَفِيعٍ إِلَّا مِنۢ بَعۡدِ إِذۡنِهِۦۚ ذَٲلِڪُمُ ٱللَّهُ رَبُّڪُمۡ فَٱعۡبُدُوهُۚ أَفَلَا تَذَكَّرُونَ
Artinya, "Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah Yang menciptakan langit dan bumi dalam enam hari, kemudian Dia bersemayam di atas ’Arsy untuk mengatur segala urusan. Tiada seorangpun yang akan memberi syafa’at kecuali sesudah ada izin-Nya. [Dzat] yang demikian itulah Allah, Tuhan kamu, maka sembahlah Dia. Maka apakah kamu tidak mengambil pelajaran?" (QS. Yunus [10] ayat 3).
(RajaDumay.com) --- Amerika Serikat (AS) pada Rabu (1/6) mendesak program
bantuan kemanusiaan PBB memberikan bantuan tambahan melalui udara, pengiriman
darat telah "cukup" untuk membantu rakyat Suriah.
"AS mendukung Program Pangan Dunia (WFP) bergerak maju
pada perencanaan mereka untuk melaksanakan operasi udara memberikan bantuan
tambahan," kata Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS John Kirby.
Namun, ia menambahkan, itu jauh dari cukup dengan memberikan
bantuan yang dibutuhkan oleh warga Suriah di wilayah terkepung.
Dikutip dari MirajNews.com/id, komentar Kirby muncul setelah PBB, Komite Internasional
Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Suriah menyerahkan bantuan kemanusiaan ke
dua kota kecil di Suriah yang terkepung, Darayya dan Al-Moadamiyeh pada Rabu
pagi.
Menurut Palang Merah, itu adalah konvoi bantuan pertama yang
memasuki Darayya sejak 2012.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri John Kerry dan Menteri
Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov berbicara pada Rabu melalui telepon.
"Mereka berbicara tentang bergerak maju bersama WFP dan
kemungkinan untuk perencanaan bantuan lewat udara," kata Kirby.
Dia menambahkan, AS ingin Rusia menggunakan
pengaruhnya kepada Assad untuk pengiriman bantuan lewat darat terus berlanjut
dan mendukung operasi udara internasional ke depannya jika diperlukan.


0 komentar:
Posting Komentar