| Mirwaiz Umar Farooq. (Foto: dok. GK) |
Srinagar, KHILAFAH TERAKHIR --- Pemimpin Komite Aksi Awami, Mirwaiz Umar
Farooq mengatakan bahwa maraknya serangan pemotongan rambut kepang wanita India
oleh orang-orang tidak dikenal menimbulkan gelombang ketakutan baru bagi wanita
Kashmir.
Kondisi itu diperburuk oleh pendekatan kepolisian yang belum
berhasil menangkap seorang pun pelaku atau mengungkap motif serangan, setelah
lebih 1.500 insiden serangan serupa terjadi di seluruh wilayah India sejak dua
bulan lalu.
Dalam pertemuan Mirwaiz dengan berbagai perwakilan
organisasi pemuda di Srinagar pada Rabu (18/10), disebutkan bahwa semua klaim
pemerintah untuk mengakhiri serangan pemotongan rambut kepang telah terbukti
sia-sia.
Salah satu pemimpin gerakan kemerdekaan Kashmir itu memuji
upaya kaum muda yang berinisiatif melakukan jaga malam untuk mencegah
terjadinya serangan pemotongan kepang terhadap kaum wanita.
Selain Kashmir, beberapa negara bagian di utara India sedang
dilanda ketakutan karena maraknya serangan yang mengincar wanita lalu memotong
rambut kepangnya. Rambut yang dipotong tidak dibawa pergi oleh pelaku, tapi
hanya ditinggal di lokasi serangan.
Sejumlah wanita yang diserang lebih dulu dibius oleh
semprotan kimia oleh pria tak dikenal sebelum dipotong kepangnya.
Mi’raj News Agency (MINA)

0 komentar:
Posting Komentar