![]() |
| Kawah di permukaan planet Mars (EPA/NASA/JPL/ University of Arizona) |
(RajaDumay.com) --- Para ilmuwan NASA
pada Senin (28 September 2015) mengumumkan adanya tanda-tanda air cair di planet Mars selama
bulan-bulan musim panas.
Hasil itu mendorong
dugaan kuat para ilmuwan tentang kemungkinan adanya kehidupan di Planet Merah
tersebut.
"Dalam keadaan
tertentu, air cair telah ditemukan di Mars," kata Jim Green, Direktur
Sains Planet NASA. "Mars tidak kering (seperti) planet gersang yang kami
sangka dulu."
Arus intermiten, secara resmi disebut Recurring Slope Linae (RSL), adalah
aliran air asin yang dilihat mengalir di permukaan planet Mars ketika musim
panas. Kandungan garam air sangat penting, karena tanpa itu air akan membeku
dalam iklim Mars yang sangat dingin.
"Ini adalah
garis-garis gelap yang terbentuk di akhir musim semi, muncul melalui musim
panas, dan kemudian menghilang dengan jatuh," kata Michael Meyer, ilmuwan yang
memimpin program NASA’s Mars Exploration,
Mi’raj Islamic News Agency(MINA) melaporkan.
Para ilmuwan
menemukan air beku di kutub dingin Mars pada tahun 2008, tetapi selama empat
tahun terakhir mereka telah memeriksa satu steak
gelap di permukaan planet dan mereka menemukan di lokasi yang sebelumnya tak
terlihat di lintang.
"Observasi ini
telah memperkecil kendala bagaimana RSL mungkin terbentuk, tapi belum ada bukti
air sampai sekarang," tambah Meyer.
Tidak jelas berapa
banyak air yang mengalir di permukaan Mars selama musim panas yang relatif
hangat. Tetapi mengingat bahwa air cair sangat mendasar bagi kehidupan,
penemuan ini dapat memiliki konsekuensi besar bagi pencarian lebih lanjut untuk
kehidupan, dalam beberapa bentuk di Mars.
"Tampaknya
semakin kita mempelajari Mars, kita semakin belajar bagaimana hidup bisa didukung
dan di mana ada sumber daya untuk mendukung kehidupan di masa depan," kata
Meyer, dalam referensi yang jelas untuk memungkinkan misi berawak ke planet
merah itu.
(Sumber: Mirajnews.com/id)


0 komentar:
Posting Komentar