Pindah Agama Demi Ajukan Suaka di Eropa

Keluarga pengungsi Timur Tengah dibaptis. (AP)
(RajaDumay.com) --- Demi mendapatkan suaka di Jerman, beberapa pengungsi Muslim Timur Tengah dikabarkan terpaksa pindah ke agama Kristen.

Daily News melaporkan Selasa (8/9), untuk mempermudah mendapatkan suaka di negara-negara Eropa, hal itu dilakukan pertama kali oleh pengungsi asal Iran dan Afghanistan yang dibaptis di gereja Trinity Berlin, Jerman. 

Kemudian ada pula pengungsi dari Suriah, Aljazair dan negara lainnya.

“Sebagian besar pengungsi menjadi Kristen bukan karena keyakinan mereka, tapi semata-mata demi untuk mendapatkan suaka. Saya yakin itu,” kata Mohammed Ali Zonoobi, seorang pengungsi asal Iran, MINA melaporkan yang dikutip RajaDumay.com.

“Sebab, jika mereka mengatakan hal tersebut, para pemeluk Kristen baru itu justru akan langsung dicoret dari daftar pencari suaka,” ujarnya.

Media Express pada Rabu (9/9) menyebutkan, Heydari adalah contoh pengungsi asal Iran yang mengajukan permohonan suaka di Norwegia dan kemudian pindah agama kepada Kristen tahun 2009.

Namun sayang pengajuannya ditolak, memaksanya beralih ke Jerman untuk mendapatkan suaka, di mana ia masih menunggu keputusan.

“Mayoritas pengungsi di sini pindah agama bukan dari keyakinan. Mereka hanya ingin tinggal di Jerman,” ungkap Heydari.

Pastor dari Siprus mengatakan, pemerintahnya lebih suka menerima pengungsi Kristen untuk mengatasi krisis.

Menteri Dalam Negeri Socratis Hasikos mengatakan ia akan lebih suka pengungsi menjadi Kristen Ortodoks, karena akan lebih mudah bagi mereka untuk menyesuaikan diri dengan kehidupan.

“Kami telah menyatakan siap menampung 260 hingga 300 pengungsi,” ujarnya.

Laporan terkini mencatat, ada sekitar 850.000 pengungsi asal Timur-Tengah menuju Eropa, mayoritas pengungsi berasal dari negara-negara konflik internal berkepanjangan, seperti Suriah, Irak, Pakistan dan Afghanistan.

Sementara itu, pemerintah Inggris mengingatkan warganya untuk tidak berlebihan dalam memberikan bantuan kepada pencari suaka asal Timur-Tengah. Ini dilakukan untuk menghindari gelombang pengungsi pencari suaka seperti di Jerman.

Perdana Menteri Inggris David Cameron menegaskan bahwa Inggris bersedia menampung 20.000 pengungsi asal Suriah. Tapi, mereka akan ditampung secara bertahap dalam waktu sekitar lima tahun ke depan. (Rudi Hendrik)
Share on Google Plus

About Rudi Hendrik

    Blogger Comment
    Facebook Comment

1 komentar: