![]() |
| Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Moeldoko |
Penghargaan itu telah diserahkan Presiden Singapura Tony Tan Keng Yam kepada seorang perwira Indonesia, yaitu Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Moeldoko.
Pemerintah Singapura menilai peran Moeldoko sangat besar dalam memelihara dan mengembangkan kerjasama militer kedua negara, terlebih saat menjabat panglima TNI dari September 2013 sampai akhir Juli 2015.
“Penghargaan ini sebuah bentuk pengakuan terhadap efektifitas langkah yang dilakukan selama ini,” ungkap Moeldoko di Jakarta, Selasa (22 September 2015).
Alumnus terbaik Akabri 1981 ini menambahkan, penghargaan tersebut juga ia dedikasikan kepada seluruh prajurit TNI dan bangsa Indonesia.
“Ini bukan hanya untuk saya pribadi tapi juga untuk seluruh prajurit TNI dan tentunya juga untuk bangsa Indonesia. Ini kehormatan buat kita semua dan saya hanya mewakilinya,” ujarnya.
Moeldoko mengakui ada masa-masa sulit dan sedikit menegangkan antara kedua negara semasa dirinya menjabat Panglima TNI. Namun, dengan penanganan profesional dan diplomasi, semua isu bisa diselesaikan dengan baik dan justru meningkatkan hubungan baik kedua pihak.
“Singapura seperti halnya negara-negara Asean lainnya, sangatlah penting untuk mempererat hubungan satu sama lain. Terlebih karena situasi perkembangan lingkungan strategis di kawasan Asia Pasifik yang sudah bisa diprediksi seperti apa ke depannya,” bebernya.
Menurutnya Indonesia tidak bisa diabaikan dalam percaturan geopolitik di kawasan Asia Pasifik. Ia membayangkan bagaimana Laut China Selatan di masa depan dan karena itu negara-negara Asean harus didorong memperkuat dua hal, yakni kekuatan diplomatik dan kekuatan bersenjata.
“Hal sama saya katakan kepada Panglima AS. Kita bisa memahami apa yang mereka lakukan di kawasan Asia Pasifik, tapi yang kita tidak terima jika sampai memprovokasi situasi yang pada akhirnya memunculkan ketegangan. Indonesia sebagai negara besar harus cerdas memposisikan diri sehingga tidak boleh diabaikan dalam percaturan ini,” tegasnya.
(Sumber: OkeZone.com)


0 komentar:
Posting Komentar