![]() |
| Jet Rusia menyerang di Homs, Suriah. (dok. Press TV) |
(RajaDumay.com) --- Rusia menyambut Inggris yang memperluas
serangan udaranya terhadap Islamic State
(ISIS/Daesh) di Suriah dan menyerukan koalisi lebih luas untuk memusnahkan
kelompok itu.
"Kami terus menyambut setiap tindakan
yang bertujuan untuk memerangi terorisme," kata Dmitry Peskov, Juru Bicara
Kepresidenan Rusia, Kamis (3/12). Mi’rajIslamic News Agency (MINA) memberitakannya.
Peskov menyerukan koalisi yang lebih luas
dengan alasan serangan udara tanpa persetujuan pemerintah Suriah tidak memiliki
dasar hukum.
"Kami yakin, jika upaya tersebut
dikoordinasikan sebagai bagian dari koalisi tunggal, itu akan menjadi lebih
efektif," katanya.
Dia menambahkan, Rusia "membuka pintu"
untuk penciptaan koalisi yang mencakup Moskow, Barat dan beberapa negara Timur
Tengah.
Inggris bergabung dengan koalisi pengeboman
pimpinan Amerika Serikat (AS) di Irak pada 2014. Negara itu kini telah mulai mengebom
tempat persembunyian ISIS di Suriah, setelah parlemen di London menyetujui mosi
yang diajukan Perdana Menteri David Cameron.
Sementara Rusia yang memulai kampanye udaranya
di Suriah atas permintaan rezim Damaskus, menilai kampanye Barat tidak sah
karena tidak memiliki persetujuan resmi penguasa Suriah atau mandat Dewan Keamanan
PBB.
(Sumber: MirajNews.com/id)


0 komentar:
Posting Komentar