Aksi 212, Pejalan Kaki Dibantu Air Hingga Traktir di Restoran

Muslimah Bandung berjejer siap memberikan makanan dan minuman kepada peserta jalan kaki Muslim Ciamis yang melintas. (Foto: Rizal Al-Haque)
Bandung, 1 Rabi’ul Awwal 1438/1 Desember 2016

Ribuan Muslim Ciamis yang berjalan kaki menuju Jakarta untuk turut dalam aksi 212, ribuan pula masyarakat Bandung yang simpati memberikan bantuan saat rombongan mujahid pembela Islam dan Al-Quran itu tiba melintas.

Wartawan Radio Silaturahim, Rizal Al-Haque, menyaksikan langsung animo umat Islam Bandung untuk memberikan bantuan saat lebih 600 pejalan kaki yang tersisa dari Ciamis dan Tasikmalaya melalui kota mereka.

“Jujur awalnya cuma lihat foto-foto yang viral di medsos dan belum yakin 100%, tapi setelah ambil foto dan video sendiri terjun ke lapangan, baru yakin 1.000%,” kata Rizal di status Facebook-nya, Rabu (30/11).

Ia menyebutkan, ribuan masyarakat yang dilewati berlomba-lomba memberikan bantuan berupa air mineral, makanan, baju, sendal dan sepatu baru.

“Sampai ada yg mentraktir seluruh pejalan kaki ini di sebuah rumah makan di Cileunyi, Bandung,” tambahnya.
Berawal dari larangan kepolisian terhadap perusahaan-perusahaan bus untuk menyewakan busnya kepada massa yang mau ke Jakarta ikut aksi super damai 2 Desember, umat Islam Ciamis sepakat memutuskan berjalan kaki menuju Jakarta sejak Senin, 28 November 2016.

Beberapa jam setelah itu, Polri dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) mencapai beberapa kesepakatan terkait rencana aksi bela Islam 212, salah satunya solusi masalah keamanan.

Kapolri Tito Karnavian akhirya mencabut larangan terhadap PO bus dengan dalih sudah ditemukannya solusi keamanan bersama GNPF MUI.

Sementara itu, sesuai keputusan musyawarah GNPF MUI Bogor Raya, diputuskan bahwa sebagian masyarakat Muslim Bogor akan melakukan longmarch berjalan kaki dari Gedung MUI Kota Bogor menuju Monas Jakarta untuk mengikuti aksi 212 menuntut keadilan penjarakan Ahok, pada 2 Desember 2016.


Ketua GNPF MUI Kota Bogor Ustaz Iyus Khaerunnas mengatakan, keputusan longmarch tersebut berdasarkan aspirasi dari ormas Islam dan adanya nasihat dan masukan dari para ulama.

Lebih 600 umat Islam Ciamis tiba di Bandung. (Foto: Rizal Al-Haque)

Nasi, minuman, buah dan snack disiapkan untuk peserta pejalan kaki aksi 212 asal Ciamis. (Foto: Rizal Al-Haque)
Ada pula bantuan berupa sendal dan sepatu baru peserta pejalan kaki aksi 212 asal Ciamis. (Foto: Rizal Al-Haque)



Share on Google Plus

About Rudi Hendrik

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar