Rudi Hendrik Novel - Kementerian Kehakiman Israel mengatakan, 737 tahanan dan narapidana Palestina akan dibebaskan sebagai bagian dari tahap pertama kesepakatan gencatan senjata dan pembebasan sandera Gaza yang disetujui.
Dalam sebuah pernyataan di situs webnya, Sabtu (15/1), Kementerian
Kehakiman mengatakan, pemerintah menyetujui pembebasan 737 tahanan dan
narapidana yang saat ini berada dalam tahanan lembaga pemasyarakatan. TRT
World melaporkan.
Saat ini ada 10.400 warga Palestina di penjara-penjara
Israel, tidak termasuk tahanan yang ditangkap di Gaza selama 15 bulan terakhir
perang Tel Aviv di Gaza, menurut Komisi Urusan Tahanan Palestina dan Masyarakat
Tahanan Palestina.
Beberapa dari mereka telah berada di penjara-penjara Israel
selama beberapa dekade.
Zakaria Zubeidi, seorang komandan Brigade Syuhada Al-Aqsa
milik Fatah dan seorang peserta pelarian dari penjara tahun 2021 di Israel
utara, termasuk di antara tahanan Palestina yang akan dibebaskan berdasarkan
kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas, menurut Times of
Israel.
Daftar Kementerian Kehakiman Israel mencatat, Zubeidi akan
kembali ke Jenin, kampung halamannya di Tepi Barat utara.
Tahun lalu, Israel membunuh putranya Mohammed dalam serangan
pesawat nirawak. []
Sumber: Mi’raj News Agency (MINA)


0 komentar:
Posting Komentar