![]() |
| Presiden Cina Xi Jinping mengunjungi Teheran bertemu dengan pemimpin spiritual Iran Ayatollah Khamenei dan Presiden Hassan Rouhani, Sabtu, 23 Januari 2016. (Foto: dok. MacauDailyTimes.com) |
(RajaDumay.com) ---- Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah
Ali Khamenei memuji Cina untuk berdiri bersama Teheran ketika Iran berada di
bawah sanksi internasional.
Khamenei juga mengatakan Iran tidak pernah percaya kepada
Barat.
Komentar Khamenei muncul setelah pada Sabtu (23/1) kedua
negara sepakat meningkatkan perdagangan bilateral. Al Jazeera memberitakannya.
Di hari itu, mengakhiri tur Timur Tengahnya setelah
berkunjung ke Arab Saudi dan Mesir, Presiden Cina Xi Jinping berkunjung ke Iran
bertemu dengan Presiden Hassan Rouhani.
Khamenei mengatakan kepada Xi, Iran sangat ingin
memperluas hubungan dengan "negara lebih mandiri". Ia menyebut AS "tidak
jujur" dalam perang melawan kelompok-kelompok bersenjata di kawasan.
"Republik Islam tidak akan pernah melupakan
kerjasama Cina selama era sanksi," katanya.
"Barat tidak pernah memperoleh kepercayaan dari
bangsa Iran. Pemerintah dan bangsa Iran selalu berusaha memperluas hubungan
dengan negara-negara independen dan amanah seperti Cina."
Xi menjadi pemimpin Cina pertama yang mengunjungi Iran
dalam 14 tahun.
"Persahabatan Cina-Iran telah teruji," kata Xi,
menurut kantor berita Xinhua.
Setelah pertemuan dengan Presiden Iran Hassan Rouhani, Xi
juga mengatakan, dia berharap membuka "babak baru" dalam hubungan
dengan Iran di era pasca-sanksi.
Cina adalah mitra dagang terbesar Iran dan terus membeli
minyak dari Iran setelah sanksi nuklir diperketat pada 2012, meskipun ada tekanan
dari AS.
Pada hari itu, pejabat Iran dan Cina menandatangani 17
dokumen dan surat-surat sebagai rencana memperluas kerjasama bilateral di
bidang energi, industri, transportasi, kereta api, pelabuhan, teknologi baru,
pariwisata dan lingkungan.
(Sumber: Al Jazeera)


0 komentar:
Posting Komentar