*Siksa Dari Gunung*
Setelah tenda sedang
dipasang, Lisa kembali menggigil. Mereka kembali panik, terutama Rina.
Rina: Ayo, Sa! Elu
bisa, sebentar lagi tenda kita jadi!
Lisa: Sakiiit!
(Mengerang)
Rina: Apanya?
Lisa: Perut gue
sakit.
Setelah tendanya
jadi, Lisa dimasukkan ke dalam tenda. Sepatunya dibuka. Lisa kemudian
ditidurkan.
Lisa: Eee!
(Menggigil)
Rina jadi bingung. Ia
bertanya kepada kakaknya dan teman-temannya.
Rina: Eh, kenapa ya?
Sultan: Coba lihat,
Rin. Apa ada yang nempelin?
Rina: A’, ini
bagaimana? Ada yang masukin Lisa, gak? (Panik)
Elang: Enggak ada, Aa
enggak bisa lihat.
Gito: Coba cari
bantuan saja sama tenda-tenda di depan.
Akhirnya Rina pergi
ke tenda-tenda pendaki lain untuk minta bantuan.
Ketika Rina sedang
mencari bantuan dan tidak ada yang bersedia membantu, salah satu pendaki keluar
dari sebuah tenda.
Pendaki itu sudah
senior karena usianya sudah usia bapak-bapak. Ia dan rekannya hanya memakai
kaos dan celana pendek, padahal cuaca di Surya Kencana sangat dingin. Satu pun
tidak ada yang memakai jaket.
Pendaki1: Kenapa,
Neng?
Rina: Tolongin teman
saya, Pak.
Bapak itu lalu pergi
melihat kondisi Lisa. Ternyata mata Lisa sudah putih semua, pupil hitamnya
sudah naik ke atas.
Rina: Pak, ini
bagaimana ya?
Rina lalu berusaha
membuka kepalan tangan Lisa yang kejang.
Rina: Lu jangan
begini, Sa, kita sudah sampai di sini. (Menangis)
Saat itu, Lisa
berbaring beralas plastik sampah, karena sebelum tendanya rapi, Lisa sudah
kejang dan menggigil hebat.
Pendaki1: Diangkat
dulu, diangkat dulu!
Lisa lalu diangkat
dipindahkan ke matras.
Ketika Rina merapikan
alas kantong plastik sampah ….
Rina: Kok darah? Ini
darah apaan? (Menangis panik)
Pendaki1: Neng jangan
panik. Temannya bisa sembuh kok.
Ketika Rina melihat
Lisa kembali, dia melihat dari celana Lisa keluar darah terus.
Rina: A’, kenapa,
A’?! (Panik)
Elang: Elu jangan
ribet deh di sini. Udah biarin aja, baca doa aja. Enggak usah teriak-teriak
begini!
Pendaki senior itu
lalu memanggil teman-temannya untuk membantu.
Pendaki1: Bantuin,
bantuin, kasihan!
Pendaki1: Ini sudah
butuh bantuan, ini masalah keperikemanusiaan. Kita enggak bisa ngediamin kalau
ada orang sakit.
Kaos kaki Lisa yang
basah dibuka dan diganti. Sementara Lisa semakin kuat kejangnya.
Rina hanya bisa menepuk-nepuk wajah Lisa. (RH)


0 komentar:
Posting Komentar