![]() |
| Bek nasional Swiss Philippe Senderos (Foto: AVFC) |
Dia memutuskan untuk menjadi mualaf di sebuah pusat agama Islam di Manchester, Inggris, ketika memperkuat tim Inggris Fulham 2010-2011.
Karier Senderos lebih banyak dihabiskan di Liga Primer Inggris bersama Arsenal, Everton dan Fulham sebelum pindah ke klub Spanyol Valencia, lalu kembali ke Inggris pada Juni 2014, di Aston Villa. Ia pun pernah mencicipi kompetisi Serie A Liga Italia bersama AC Milan pada musim 2008-2009.
Ketertarikan Senderos kepada Islam bukan datang secara tiba-tiba. Karena sering mengkaji persoalan agama, lulusan sarjana teologi itu akhirnya menjatuhkan pilihan untuk memeluk Islam. Sebelumnya, ia dilaporkan banyak mengkaji pelajaran tentang agama-agama di dunia.
Di luar kegiatannya sebagai atlet sepakbola, ia banyak membaca dan mempelajari berbagai hal tentang agama. “Saya sangat tertarik pada agama-agama di dunia. Saya banyak membaca buku tentang subjek itu,” kata Senderos kepada Arsenal Magazine beberapa tahun lalu.
Senderos mengaku menemui manfaat dan pedoman dalam Islam. Oleh karenanya ia memutuskan memilih menjadi seorang Muslim. Ia melanjutkan, “Jika saya tidak bermain sepak bola, mungkin saya akan menjadi pendeta.”
Setelah menjadi Muslim, Senderos akan mencoba mengubah hidupnya dengan menjauhi kehidupan glamour, seks bebas, dan minum alkohol yang biasanya menjadi ciri pesepakbola di Eropa.
Saat ini Senderos sedang mengalami cedera betis. Dikabarkan klub Turki Rizespor sedang membidiknya sebelum bursa transfer ditutup. (Rudi Hendrik)


0 komentar:
Posting Komentar