![]() |
| Migran mendarat di pantai pulau Kos, Yunani. (Foto: dok. The Independent) |
Athena, 18 Agustus 2015 (RajaDumay.com) --- Ratusan migran
Afghanistan yang telah tiba di Yunani khawatir jika mereka dipulangkan
kembali.
Mereka yang tiba
secara ilegal dan tinggal di tenda, telah dimukimkan di rumah kontainer oleh
pemerintah negara itu.
"Saya takut mereka
akan mengirim kami pulang ke Afghanistan. Saya takut dikirim ke tempat berpagar
di mana saya tidak bisa pergi ke mana pun," kata Zahra Mohseni, seorang
migran Afghanistan, Mi’raj IslamicNews Agency (MINA) melaporkan Senin (17/8) yang dikutip RajaDumay.com.
Setiap rumah kontainer
dapat ditempati oleh enam hingga delapan orang dan dilengkapi dengan AC, air
dan toilet.
Polisi Athena di distrik
Votanikos mengatakan, sebagian besar migran khawatir bahwa dengan dalih relokasi,
pemerintah akan mudah untuk mengirim mereka kembali ke negara masing-masing.
Mencurigai alasan
itu, 30 migran menolak relokasi dan sebagian lainnya masih tinggal di ruang
publik lainnya di Athena.
Namun pemerintah
mengatakan, tempat itu bukan pusat penahanan dan setiap orang diperbolehkan
untuk mudah pergi dan datang.
Pemerintah Yunani
mengatakan, mereka telah menerima lebih 130.000 migran sepanjang tahun ini yang
telah sangat terpengaruh pada perekonomian negara. (Rudi Hendrik)


0 komentar:
Posting Komentar