
Maka Abdullah menjawab, “Ya, tapi saya hanyalah penjaga.”
Maka Nabi berkata lagi, “Apakah ada di antara kambing yang mandul tidak dapat memberikan anak?
"Ya," jawabnya.
Kemudian Abdullah memberikan kambing yang tidak bisa menghasilkan susu, kemudian Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam mengusap-usap perutnya dengan tangannya yang mulia dan membacakan beberapa kalimat, maka mengalirlah susu atas izin Allah dari hewan tersebut.
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam kemudian menampung susu tersebut dengan kedua tangannnya dan meminumnya, baru kemudian diberikan kepada Abu Bakar untuk diminum.
Kemudian Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam berkata di hadapan kambing tersebut, “Berhentilah!” maka berhenti dan mengeringlah susu dari perutnya, hingga Abdullah pun merasa terheran dan berkata, “Ajarkan kepada saya kalimat yang Engkau baca tadi!"
Lalu Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam memandangnya dengan penuh kelembutan kasih sayang serta mengusap kepalan dan dadanya, lalu bersabda, “Sesungguhnya engkau adalah anak kecil yang berpendidikan.”
Rasulullah kemudian pergi dan meninggalkannya.
Akhirnya cahaya hidayah masuk ke dalam dada Ibnu Mas’ud sehingga ia segera mengembalikan gembalanya kepada pemiliknya dan bergegas menuju Makkah guna mencari seseorang yang dijumpainya beserta sahabatnya.
Setelah dia menemukan dan mengetahui bahwa orang yang dijumpainya adalah seorang Nabi utusan Allah, maka ia pun mengikrarkan keislamannya dihadapan Nabi. Jadilah dia termasuk orang keenam dari enam orang pertama yang masuk Islam. (Abu Dzakir)

0 komentar:
Posting Komentar