![]() |
| Konvoi sekitar 140 mobil bantuan Austria untuk menjemput ribuan pengungsi Suriah di Hungaria, Ahad 6 September 2015 (Foto: Reuters) |
Wina (RajaDumay.com) - Relawan Austria
berkonvoi sekitar 140 kendaraan, berangkat dari Wina untuk menyeberang ke
Hungaria bertujuan mendistribusikan bantuan kepada pengungsi dan membawa mereka
kembali ke Austria.
Para aktivis meneriakkan "Katakan dengan keras, katakan
dengan jelas, pengungsi diterima di sini!"
Bantuan yang digalang melalui media sosial sarat dengan
makanan, air, produk sanitasi, pakaian hangat dan boneka hewan dikumpulkan di
luar stadion sepak bola pada Ahad (6/9), Mi’raj
Islamic News Agency (MINA) melaporkan.
Polisi mengatakan, aksi para aktivis itu berisiko melanggar
undang-undang tentang perdagangan manusia, namun petugas hanya akan memberikan
keamanan dan memandu lalu lintas.
Konvoi bertujuan menyeberang ke Hungaria setelah berhenti di
pusat penerimaan pengungsi di Nickelsdorf di perbatasan Hungaria.
Kurto Wendt, koordinator penyelenggara kampanye Austria
mengatakan kepada kantor berita Reuters,
dia tidak takut ditahan di Hungaria.
"Semua orang akan benar-benar menjadi gila jika mereka
menangkap orang-orang yang mendukung apa yang telah mereka putuskan secara
politik, yaitu membiarkan orang (pengungsi) masuk ke Austria. Risiko yang kami
ambil adalah sangat kecil dibandingkan apa yang para pengungsi lalui,"
katanya.
Pemerintah Austria dan Jerman telah sepakat membuka perbatasan
mereka terhadap gelombang pengungsi yang melakukan perjalanannya ke utara dan
barat dari Timur Tengah, Afrika dan tempat lain.
Pemerintah Hungaria telah membiarkan aliran pengungsi
bergerak menuju Austria pada Ahad.
"Sepuluh anak-anak dirawat di rumah sakit semalam.
Orang-orang lapar dengan pakaian yang buruk. Setiap hari Anda tidak menemukan
orang untuk keselamatan (pengungsi), mereka bisa mati, sehingga kami harus
melakukan ini segera," ujar Wendt ketika ditanya aksi mereka itu, padahal
pengungsi bisa naik bus atau kereta menuju perbatasan Austria.
Setelah terjadi konfrontasi dan kekacauan, Pemerintah Hungaria
mengerahkan lebih 100 bus pada Ahad malam untuk mengangkut ribuan pengungsi
yang mengalir menuju ke perbatasan Austria.
Mohammed Jamjoom Al
Jazeera melaporkan dari Nickelsdorf di perbatasan Austria, para pengungsi mengatakan
"mereka senang lepas dari pengalaman mengerikan mereka di Hungaria
beberapa hari terakhir ini". (Rudi Hendrik)
(Sumber: Mirajnews.com.id)


0 komentar:
Posting Komentar