![]() |
| Wanita Muslim Nigeria. (dok. Poverties.org) |
(RajaDumay.com)
--- Komite
Internasional Palang Merah melaporkan, krisis Boko Haram di timur laut Nigeria
menciptakan krisis janda yang mengejutkan.
Dalam rilis status
di Twitter pada Selasa (6 Oktober 2015), organisasi kemanusiaan itu mencantumkan
link video tentang para janda Nigeria yang menceritakan kesulitan hidupnya di
tengah masa konflik antara kelompok bersenjata Boko Haram dan militer
pemerintah.
Rekaman itu menunjukkan, di wilayah Maiduguri saja terdaftar sekitar 7.000 janda, belum terhitung wilayah lainnya yang masuk
dalam area operasi Boko Haram. Dilansir dari Anadolu Agency.
Maiduguri
adalah tempat lahirnya pemberontakan pada awal tahun 2000, ibukota dari negara bagian timur
laut Borno yang telah menjadi medan tempur terburuk sejak krisis berubah kepada konflik pada tahun 2009
dengan kelompok bersenjata Boko Haram.Aisha Ibrahim Ishaku, salah satu janda yang direkam oleh Palang Merah, menceritakan bagaimana militan menculik anaknya 19 tahun dan kemudian menembak mati suaminya.
"Menjadi janda sangat sulit, bahkan untuk mencari pekerjaan," katanya, meratapi betapa sulitnya untuk menemukan tempat tinggal dan makan untuk keluarga.
Selain tentang janda, Palang Merah juga melaporkan, hingga 1,5 juta orang terpaksa mengungsi dari rumahnya akibat krisis Boko Haram dan operasi militer yang dilakukan di wilayah timur laut Nigeria. (Rudi Hendrik)


0 komentar:
Posting Komentar