Dituding ISIS, Restoran Turki Undang Presiden Rusia Makan

Turkish brothers deny claims of Daesh link
Ismail dan Ali Kember (Foto: AA)
(RajaDumay.com) --- Ismail dan Ali Kember, dua bersaudara yang menjalankan sebuah restoran populer terkenal untuk resep masakan hati sejak 2006 di distrik Fatih, Istanbul, mengundang Presiden Rusia ke restorannya.

Kedua bersaudara itu mengundang Vladimir Putin, setelah mereka dituduh oleh media Rusia sebagai anggota Islamic State (ISIS/Daesh).
Sebuah foto Kember bersaudara bersama Bilal Erdogan, putra Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, telah beredar secara online selama bertahun-tahun, menjadi penyebab mereka disebut sebagai anggota Al-Qaeda dan ISIS.

"Kami sangat terganggu ketika dikaitkan dengan kelompok-kelompok seperti itu," kata Ali Kember. "Mereka yang melakukan tindakan-tindakan teror adalah pembunuh berdarah dingin. Tidak ada yang bisa untuk menyamakan kami, umat Islam, dengan orang-orang seperti itu."

Keduanya mengatakan, Bilal Erdogan hanyalah salah satu dari banyak pelanggan high-profile mereka di Cigeristan, nama "restoran hati yang paling terkenal di Istanbul".

Mereka sangat menyangkal klaim bahwa mereka memiliki hubungan dengan kelompok teroris.

Mereka mengundang Putin untuk datang ke restoran mereka sehingga bisa mengenal mereka lebih baik.

"(Berita) Ini diedarkan untuk menyebabkan provokasi," kata Ali Kember. "Keluarga kami pun tidak nyaman dengan klaim ini. Kami akan mengambil tindakan hukum jika diperlukan."

Media Rusia baru-baru ini mengedarkan foto Bilal Erdogan dengan kedua pemilik restoran, menggambarkan keduanya sebagai "terduga pemimpin ISIS". (Rudi Hendrik)

(Sumber: MirajNews.com/id)
Share on Google Plus

About Rudi Hendrik

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar