| Ismail dan Ali Kember (Foto: AA) |
Kedua bersaudara itu mengundang Vladimir Putin, setelah mereka
dituduh oleh media Rusia sebagai anggota Islamic
State (ISIS/Daesh).
Sebuah foto Kember bersaudara bersama Bilal Erdogan, putra
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, telah beredar secara online selama
bertahun-tahun, menjadi penyebab mereka disebut sebagai anggota Al-Qaeda dan
ISIS.
"Kami sangat terganggu ketika dikaitkan dengan
kelompok-kelompok seperti itu," kata Ali Kember. "Mereka yang
melakukan tindakan-tindakan teror adalah pembunuh berdarah dingin. Tidak ada
yang bisa untuk menyamakan kami, umat Islam, dengan orang-orang seperti
itu."
Keduanya mengatakan, Bilal Erdogan hanyalah salah satu dari
banyak pelanggan high-profile mereka
di Cigeristan, nama "restoran hati yang paling terkenal di Istanbul".
Mereka sangat menyangkal klaim bahwa mereka memiliki
hubungan dengan kelompok teroris.
Mereka mengundang Putin untuk datang ke restoran mereka
sehingga bisa mengenal mereka lebih baik.
"(Berita) Ini diedarkan untuk menyebabkan
provokasi," kata Ali Kember. "Keluarga kami pun tidak nyaman dengan
klaim ini. Kami akan mengambil tindakan hukum jika diperlukan."
Media Rusia baru-baru ini mengedarkan foto Bilal
Erdogan dengan kedua pemilik restoran, menggambarkan keduanya sebagai "terduga
pemimpin ISIS". (Rudi Hendrik)(Sumber: MirajNews.com/id)

0 komentar:
Posting Komentar