![]() |
| Terompet di kawasan Glodok, jakarta Barat. (Foto: Detik.com) |
Pada Selasa, 29 Desember, polisi melakukan razia terompet di kawasan Glodok, Jakarta Barat. Polisi menemukan temuan terompet dengan tulisan indah (kaligrafi) yang berlafal Alquranul Karim (Alquran yang mulia).
Razia dilakukanPolresJakarta Barat diJl. HayamWuruk. Pedagang langsung diamankan dan diminta keterangan. Sedang lokasi penjualan diberi garis polisi.
Di sebuah lokasi, polisi menemukan ada terompet dengan tulisan kaligrafi Muhammad. Polisi langsung melakukan pengamanan dan memasang garis polisi.
Tidak lama kemudian, terompet-terompet tersebut dibawa ke Mapolres Jakarta Barat. Saksi-saksi juga diperiksa.
Temuan yang di Glodok berbeda dengan temuan terompet di Kendal, Jateng. Di Kendal, terompetnya berasal dari sampul Alquran bertuliskan kaligrafi Alquranul Karim. Sedangkan di Glodok, terompetnya seperti dicap/disablon dengan kaligrafi Alquranul Karim dan bukan terbuat dari sampul Alquran.
sebelumnya, pada Ahad 27 Desember ditemukan ratusan terompet berbahan sampul Al-Quran cetakan Departemen Agama tahun 2013 di Kendal yang dijual di puluhan minimarket.
Terompet bertuliskan huruf Arab juga beredar di wilayah Kota Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah. Polres Banyumas, Jawa Tengah langsung mengambil langkah dengan menyitanya langsung dari pembuatnya.
Tak cuma di Jawa Tengah, terompet berbahan sampul Alquran juga ditemukan di Blitar, Jawa Timur. Tapi barang tersebut didapat dari pedagang, bukan minimarket sebagaimana terjadi di Kendal, Jawa Tengah.
Ada 472 terompet yang diamankan dari beberapa pedagang musiman di tiga kecamatan, yakni kecamatan Wlingi, Kesamben dan Selopuro.
Terkait penemuan di Kendak, Polres Jember melakukan sidak penjual terompet pada Senin (28/12). Namun dalam sidak itu petugas tidak menemukan terompet yang dicari.
Pada hari kedua, petugas menemukan 30 terompet berbahan bekas sampul Alquran. Terompet itu didapat dari tiga pedagang yang berjualan di kawasan Kecamatan Rambipuji, Jember.
![]() |
| Lokasi penjual terompet di Glodok, Jakarta Barat diberi garis polisi. (Foto: Detik.com) |



Saya tertarik dengan tulisan anda mengenai seni. Seni merupakan suatu aspek yang sangat perlu diperhatikan dalam berbagai hal. Saya memiliki beberapa tulisan sejenis mengenai seni yang dapat dilihat di www.ejournal.gunadarma.ac.id
BalasHapus