![]() |
| (Dok. MirajNews.com/id) |
(RajaDumay.com) --- Badan
media milik Brigade Izzuddin Al-Qassam pada Rabu (30/12) sore menyebarkan
sebuah foto yang dirilis untuk pertama kalinya yang memperlihatkan foto Gilad Shalit,
tentara Israel yang ditawan oleh Hamas, Palestina.
Publikasi
foto kopral prajurit Yahudi tersebut juga memperlihatkan foto salah seorang
mujahid Al-Qassam yang telah dianggap syahid, Abdurrahman Al-Mubasyir.
"Komandan
Jendral Brigadir Izzuddin Al-Qassam, Muhammad Addhaif AKA ‘Abu Khalid’ telah
memutuskan untuk mempersilahkan penyebaran info terbaru terkait aksi pasukan
syuhada Al-Qassam dalam proses penangkapan Gilad Shalit dalam beberapa jam ke depan,"
kata pernyataan Brigade Izzuddin Al Qassam dalam situs resminya.
Al-Mubasyir gugur pada tanggal 28 Desember akibat tertimbun
urukan saat sedang mempersiapkan terowongan bagi mujahidin di Khan Younis.
Beredarnya foto Gilad Shalit telah mengemparkan pihak Israel.
Dalam
gambar tersebut tampak Al-Mubasyir sedang tersenyum dan berjalan didepan Gilad
Shalit tanpa mengenakan penutup muka.
Hal
tersebut bertentangan dengan kesaksian Gilat Shalit yang mengatakan kepada
pihak Israel bahwa dirinya tidak pernah melihat wajah para mujahidin yang
menawannya, karena mereka selalu mengenakan topeng.
Sehari sebelumnya, tepatnya Selasa sore, komandan
tertinggi Al-Qassam, Muhammad Addhaif juga mempersilahkan badan medianya untuk
mengungkapkan jati diri lima orang “syuhada” Al-Qassam yang ikut berperan dalam
aksi penyergapan terbesar dan bersejarah sepanjang konflik Palestina - Israel
yang menyebabkan tertawannya Gilad Shalit.
Disinyalir, keputusan pengungkapan informasi baru tapi
lama itu tidak lain untuk mengingatkan kembali pihak Israel akan isu adanya
tawanan tentara Yahudi lainnya saat ini di tangan mujahidin sayap militer Hamas
itu.
Pada 2006 silam, Al-Qassam berhasil menawan Gilad Shalit
dan menyembunyikannya selama lima tahun tanpa diketahui jejaknya.
Pada
2011 lalu, Shalit dibebaskan oleh Al-Qassam bersamaan dengan pembebasan 1.050
tawanan Palestina dari penjara penjara Israel dalam aksi pertukaran bersejarah
bernama "shafqat al ahraar".


0 komentar:
Posting Komentar