Masuk Islam Etnis Latin Jadi Tren di Amerika

Muslimah etnis Latin di Amerika Serikat. (Foto: Reuters)
(RajaDumay.com) --- Masyarakat Latin di Amerika Serikat (AS) dianggap sebagai demografis yang pertumbuhannya paling cepat. Mereka juga kelompok yang paling cepat berkembang di antara komunitas Muslim di Negeri Paman Sam.

Tren atau perkembangan itu dikonfirmasi oleh organisasi yang melayani kalangan Hispanik alias keturunan Spanyol yang pindah agama kepada Islam. Meskipun statistik belum banyak terlacak, diperkirakan ada 150 ribu muallaf di antara komunitas Latino di AS.

Demikian laporan Press-Enterprise, sebuah surat kabar California, yang dilansir International Business Times, Selasa (29/12) waktu setempat, yang dikutip Mi’raj Islamic News Agency (MINA).

Kecenderungan Hispanik pindah agama ke Islam telah dilacak oleh Islamic Society of North America, yang pada 2006 memperkirakan ada sekitar 40.000 Latino Muslim di AS, menurut laporan oleh National Public Radio.

Beberapa tokoh masyarakat mengatakan pertumbuhan terbaru demografis tersebut berakar pada kesamaan pengalaman dalam hal imigrasi dan retorika politik negatif yang dianggap sebagai anti-Muslim.

Mark Gonzales, seorang penyair Muslim dan artis di California, mengatakan kepada suarat kabar Orange County Register bahwa tindakan petugas imigrasi yang memojokkan dan menargetkan warga Meksiko dan Muslim setelah serangan 11 September 2001 membantu dua demografi menemukan kesamaan.

“Islam adalah agama yang paling cepat berkembang di dunia, dan kalangan Latino yang masuk Islam pada tingkat yang lebih tinggi daripada (etnis) lainnya,” kata Gonzalez, seorang Meksiko-Amerika yang memeluk Islam 12 tahun lalu.

Kebanyakan orang Latin-Amerika menganut kepercayaan Gereja Katolik Roma, menurut data yang dilacak oleh Pew Research Center. Tetapi komposisi penganut agama Katolik dari penduduk Latino telah menurun, sementara jumlah komunitas Latin yang Protestan atau tidak menganut agama tertentu telah meningkat.

Jihad Turk, Presiden Bayan Claremont, sebuah institusi pendidikan Islam di California, mengatakan kepada Press-Enterprise bahwa Islam adalah agama yang paling mirip dengan keyakinan Katolik. Menurutnya, Muslim percaya pada banyak cerita yang terkandung dalam Alkitab, termasuk para nabi.

“Muslim tidak hanya percaya pada Allah dan Sepuluh Perintah Allah, tetapi juga dalam Yesus Kristus yang lahir dari seorang Perawan Suci Maria dan kisahnya diceritakan dalam Al-Quran secara lebih rinci daripada yang diceritakan dalam Alkitab,” kata Turk.

Organisasi Virgin Mary telah terbentuk di AS untuk membantu dialog atau penggabungan komunitas Latino dan Muslim.

Sementara Rida Hamidah, Presiden Kamar Dagang Arab Amerika di Orange County, California, telah membangun bekerja sama dengan Latino Muslim untuk menyoroti penggabungan budaya.

“Serangkaian acara-acara publik yang dijadwalkan bulan depan akan fokus (membahas) masa pemerintahan Muslim di Spanyol dan Portugal, dari 711 dan 1492, ketika umat Islam, Kristen, dan Yahudi menetap di sepanjang Semenanjung Iberia,” ujar Hamidah kepada Orange County Register. 

(Sumber: MirajNews.com/id)
Share on Google Plus

About Rudi Hendrik

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar