![]() |
| Wakil Presiden RI Jusuf Kalla. (Dok. MINA) |
(RajaDumay.com) ---- Wakil Presiden
Republik Indonesia Jusuf Kalla (JK) mengaku, dirinya sempat meragukan inisiasi
pembangunan Rumah Sakit Indonesia di Jalur Gaza, Palestina.
Hal itu JK ungkapkan
dalam sambutannya di acara “Serah Terima Simbolis Rumah Sakit Indonesia di Gaza
Kepada Pemerintah Palestina” di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Sabtu (9/1)
malam.
“Saya tanya ke Jose
(Rizal Jurnalis, Presidium MER-C, red), you
yakin bisa bikin rumah sakit di sana? Tapi akhirnya berdiri juga rumah
sakitnya,” kenangnya, yang ketika itu ia masih menjabat sebagai Ketua Palam
Merah Indonesia (PMI).
Keraguan itu muncul
karena Jalur Gaza, Palestina, adalah wilayah kantong yang diblokade darat, laut
dan udara oleh Israel. Ditambah wilayah itu rawan oleh perang besar, seperti
yang terjadi pada akhir 2008, ketika militer Israel menyerang rakyat Palestina
di Jalur Gaza secara besar-besaran.
“Bukan rahasia lagi
sulitnya untuk melakukan hal itu,” katanya, Mi'raj Islamic News Agency (MINA) memberitakannya.
Karenanya, dengan
terwujudnya kini RS Indonesia di Gaza utara secara fisik bangunan dan sudah
beroperasi melayani pasien sejak 24 Desember 2015, JK atas nama Pemerintah
Indonesia mengapresiasi prestasi bersejarah yang dilakukan putra-putra
Indonesia di Palestina.
RS Indonesia di
Gaza adalah prakarsa lembaga medis kemanusiaan Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Indonesia yang mendapat amanat
bantuan dana dari rakyat Indonesia untuk rakyat Palestina yang pada akhir 2008
dihancurkan oleh militer Israel.


0 komentar:
Posting Komentar