![]() |
| Seorang pria yang tidak diketahui identitasnya terlihat menenteng senjata di Jalan Thamrin, usai ledakan bom di Jakarta, 14 Januari 2016. (Foto: Veri Sanovri/Xinhua via AP) |
Simpang siurnya berita ledakan lain di beberapa titik di ibukota ini, sangat mewarnai berbagai media sosial.
Sementara tiga dari lima ledakan lain di kawasan Sarinah, Anto mengatakan berasal dari granat.
“Ada tiga ledakan, tapi bukan dari bom melainkan dari granat, kemudian ada kontak senjata,” kata Anto kepada wartawan di Jakarta. Mi'raj Islamic News Agency (MINA) memberitakanya.
Anto juga menuturkan ada pelaku yang bersembunyi di gedung Djakarta Theatre, tidak jauh dari lokasi ledakan.
“Di atas, ada kelompok senjata sedang kita cari di Sarinah sedang diburu oleh tim tindak, di sebelah Sarinahnya di Djakarta Theatre,” katanya.
Sampai saat ini polisi masih terus menyelidiki dan memburu pelaku yang diduga ada yang menggunakan sepeda motor dan bersenjata api.
Data terakhir dari kepolisian menyebutkan setidaknya ada tujuh korban tewas, dua di antaranya warga asing. Seorang adalah warga negara Belanda dan lainnya belum diketahui asal negaranya.
Sementara Sembilan korban luka sudah dilarikan ke rumah sakit.
Junjungi lebih banyak www.mirajnews.com/id !


0 komentar:
Posting Komentar