ISIS dan Al-Qaeda Jadi Musuh Bersama di Suriah

Pejuang Islamic State (ISIS) berdiri di bangkai jet tempur rezim Suriah. (Foto: AP)
(RajaDumay.com) --- Kesepakatan gencatan senjata Suriah yang mulai berlaku pada Jumat (26/2) malam pukul 22.00 GMT waktu Damaskus, tidak berlaku bagi kelompok bersenjata Islamic State (ISIS/Daesh) dan Front Nusra, afiliasi Al-Qaeda di negara itu.

Penghentian permusuhan sementara di Suriah hanya berlaku bagi pemerintah dan oposisi Suriah, setelah dua negara pendukung utama kedua pihak, Amerika Serikat dan Rusia, mengupayakan langkah itu, Mirajnews.com memberitakannya.

ISIS dan Al-Qaeda menjadi musuh bersama bagi rezim dan oposisi Suriah serta negara-negara dunia yang mendukung kedua pihak yang bergencatan senjata.

Pemerintah Suriah dan Rusia mengatakan, mereka tidak akan menghentikan pertempuran melawan ISIS dan Al-Qaeda.

Dewan Keamanan PBB pada Jumat dengan suara bulat menyetujui resolusi yang disusun oleh AS-Rusia yang mendukung kesepakatan gencatan senjata.

Utusan PBB untuk Suriah Staffan de Mistura mengatakan, pemerintah dan oposisi akan memulai kembali pembicaraan damai pada tanggal 7 Maret, jika gencatan senjata berhasil dan lebih banyak bantuan kemanusiaan yang disampaikan.

Share on Google Plus

About Rudi Hendrik

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar