![]() |
| Bangunan kuno peninggalan kerajaan Romawi di Palmyra, Suriah. (Foto: Zuma Press) |
(RajaDumay.com) --- Sumber militer Suriah pada Ahad (27/3) mengatakan, pasukan
pemerintah Suriah merebut kembali Palmyra dari kelompok Islamic State (ISIS/Daesh)
secara penuh.
Dikutip dari Al Arabiya, sebelumnya dilaporkan bahwa pasukan rezim Suriah mendapatkan
kemajuan di Palmyra pada hari Sabtu dengan dukungan kuat dari serangan udara
Rusia.
Media pemerintah Suriah dan kelompok pemantau mengatakan, pasukan
rezim mengambil kendali beberapa distrik dalam serangan besar terhadap kelompok
ISIS.
Tayangan televisi menunjukkan gelombang ledakan di Palmyra dan
asap mengepul dari bangunan ketika tank dan kendaraan lapis baja menembak dari
pinggiran kota.
Observatorium Suriah untuk HAM mengatakan, itu adalah
serangan terbesar dalam kampanye tiga pekan oleh tentara Suriah dan milisi
sekutu untuk merebut kembali kota gurun tersebut dan membuka jalan menuju
benteng ISIS lebih ke timur.
Direktur Observatorium Rami Abdulrahman mengatakan, tentara
Suriah dan milisi sekutunya telah menguasai sepertiga Palmyra, terutama di
barat dan utara, termasuk bagian dari kota kuno dan reruntuhan era-Romawi.
Tentara juga bertempur di front selatan.
Sebelumnya Palmyra dikuasai oleh ISIS sejak Mei 2015.


0 komentar:
Posting Komentar