Korban Gas Beracun ISIS di Irak Capai 670 Orang

Islamic State (ISIS) gunakan senjata kimia. (Foto: dok. AlAlam.ir)
(RajaDumay.com) --- Serangan gas kimia beracun oleh kelompok Islamic State (ISIS) di selatan Kirkuk, Irak, mencederai hingga 670 jiwa, kelompok Front Turkmen Irak mengatakan dalam pernyataan Sabtu (12/3).

Dikutip dari Anadolu Agency, serangan yang terlarang menurut hukum internasional itu bahkan membunuh seorang anak, tujuh orang dalam kondisi kritis yang segera dipindahkan ke fasilitas medis di Baghdad.

"Tindakan keji ini adalah bukti jelas bahwa organisasi ini menargetkan etnis Turkmen di wilayah Irak," kata pernyatan itu. 

Front Turkmen mendesak pemerintah pusat dan pasukan koalisi internasional segera dan cepat campur tangan untuk membebaskan desa Turkmen Al-Bashir untuk menghindari risiko menargetkan orang-orang di Taza Khurmatu, daerah Turkmen.

Pernyataan itu juga menuntut Direktorat Lingkungan Irak untuk bertindak segera mengatasi pencemaran lingkungan akibat serangan kimia ISIS.

Anggota Komite Kesehatan dan Lingkungan di parlemen Irak, Abdul Hadi Mohan mengatakan, kematian pertama akibat serangan rudal ISIS yang mengandung gas beracun terjadi pada Selasa malam di selatan provinsi Kirkuk yang juga melukai lebih 400 orang. 
Share on Google Plus

About Rudi Hendrik

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar