![]() |
| Aksi protes warga Iran terhadap Arab Saudi. (Foto: AFP/JIJI) |
Pengiriman itu akan menjadi kunjungan resmi pertama Iran setelah Pemerintah Riyadh memutuskan hubungan pada Januari, setelah terjadi serangan terhadap misi diplomatik Arab Saudi di Teheran.
Haji September tahun lalu telah dirusak oleh insiden
mematikan yang menewaskan ratusan orang, banyak dari mereka adalah warga Iran, yang
memicu ketegangan antara kedua kekuatan Timur Tengah itu.
Dikutip dari MirajNews.com/id, Kepala Organisasi Haji Iran Saeed Ohadi mengatakan, pihak
berwenang Saudi telah mengundang Pemerintah Teheran mengirim delegasinya ke
Riyadh pada 14 April untuk membahas persiapan haji, yang diperkirakan akan
jatuh pada September tahun ini.
Ohadi mengatakan, anggota delegasi Iran masih menunggu visa
mereka dan mengharapkan bertemu dengan Menteri Haji Saudi.
"Nasib haji tahun ini akan diputuskan dalam pertemuan
ini," kata Ohadi, menurut kantor berita Iran Tasnim.
Arab Saudi telah menghadapi kritikan keras terkait
penanganan insiden jamaah yang terinjak-injak tahun lalu, yang diyakini
sebanyak 2.070 orang telah tewas.
Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz memerintahkan penyelidikan
atas penyebab insiden yang terjadi ketika dua kelompok peziarah berkumpul dan
terhenti di persimpangan jalan di sebuah kota tenda di luar Mekkah. Namun,
setelah lebih dari enam bulan, tidak ada hasil temuan yang telah diterbitkan.
======================================================
Silahkan share untuk berbagi informasi!


0 komentar:
Posting Komentar