Arab Saudi Tangkap 33 Mata-Mata Israel dan Iran

Polisi Arab Saudi.
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱدۡخُلُواْ فِى ٱلسِّلۡمِ ڪَآفَّةً۬ وَلَا تَتَّبِعُواْ خُطُوَٲتِ ٱلشَّيۡطَـٰنِ‌ۚ إِنَّهُ ۥ لَڪُمۡ عَدُوٌّ۬ مُّبِينٌ۬

Artinya, "Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam secara keseluruhannya, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu." (QS. Al-Baqarah [2] ayat 208).

(RajaDumay.com) --- Otoritas intelijen Arab Saudi telah menangkap 33 mata-mata yang berhubungan dengan Iran dan Israel dalam tiga tahun terakhir.

Dikutip dari MirajNews.com/id, semua tersangka itu sedang dalam proses penyelidikan dan peradilan.

Sebuah publikasi lokal melaporkan, di antara mereka yang ditangkap adalah 30 warga Arab Saudi, seorang warga Iran, Afghanistan dan Yordania.

Warga Yordania didapati bekerja untuk badan intelijen Mossad Israel, sementara yang lain berhubungan dengan SAVAK (Organisasi Intelijen dan Keamanan Nasional) Iran.

Laporan itu mengungkapkan, para mata-mata memberikan informasi sensitif kepada Iran dan Israel saat pertukaran mata uang. Beberapa dari mereka telah menerima pelatihan untuk mencapai tujuannya.

Menurut laporan itu, mata-mata dikomunikasikan dengan para pejabat senior di Iran dan Israel.
Hal itu juga membuktikan bahwa warga Yordania itu berkomunikasi dengan Perdana Menteri Israel, sementara yang lain pernah bertemu dengan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Pengadilan Kriminal Khusus di Riyadh menghukum warga Yordania itu sembilan tahun penjara, selanjutnya akan dideportasi.

Para tersangka lainnya sedang diadili oleh Pengadilan Kriminal Khusus. 
Share on Google Plus

About Rudi Hendrik

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar