Unggahan di Media Sosial “Rayakan” Kebakaran Hebat di Israel

Foto kebakaran hutan di Israel. (Foto: Twitrer)
Tel Aviv, 26 Shafar 1438/26 November 2016

Di saat Israel berjuang untuk memadamkan kebakaran hutan yang telah menyebar ke kota terbesar ketiga di negara, Haifa, unggahan status di media sosial ramai bergembira mengetahui negara itu ditimpa bencana.

Kebakaran yang sebagian pejabat Israel menduga dimulai dengan kesengajaan oleh oknum tertentu, telah melanda sebagian besar kawasan bagian tengah dan utara Israel, memaksa lebih dari 80.000 orang mengungsi dari rumah mereka.

Di saat krisis berlangsung, hashtags seperti "Tel_Aviv_IsBurning" dan "Israel_IsBurning" menjamur di media sosial, Independent.

Imam Masjid Agung Kuwait, Sheikh Mishary Alfasy Rashid mengunggah status di Twitter-nya berbunyi, "Semua yang terbaik untuk api."

Akun yang memiliki 11,6 juta followers itu mengunggah gambar api dan bangunan terbakar.
Unggahan itu menerima lebih dari 20.000 retweets dalam waktu kurang dari 24 jam.
Juru Bicara Perdana Menteri Israel untuk media Arab, Ofir Gendelman menyebut itu adalah penyalahgunaan di Twitter.

"Arab dan Palestina di media sosial bersuka cita atas kebakaran hutan yang telah meletus di seluruh Israel. Kebencian fanatik tercela. #Israelisburning," kata Gendelman.

Empat tim pemadam kebakaran dari Pemerintah Palestina akan bergabung dalam upaya untuk memerangi kebakaran di Israel. 
Share on Google Plus

About Rudi Hendrik

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar