![]() |
Pada
aksi bela Islam (ABI) ke-2 tanggal 4 Nopember lalu, angka 411 dikaitkan dg
lafadz لله yang berarti karena Allah atau untuk
Allah.
Coba
perhatikan, gerakan tanggal pelaksanaan ABI-3, yaitu 2 Desember 2016. Coba
lihat angkanya saja, 212, kombinasinya juga dapat ditulis sebagai berikut: 2:12
atau 21:2.
Sekarang,
baca dan perhatikan Al-Quran.
Pertama, sebagai angka 212.
Angka
212, pada Al-Quran, ayat 212, hanya ada di Surah Al-Baqarah, karena tidak ada
surah lain yang memuat ayat 212.
QS.
Al-Baqarah ayat 212:
نَ
لِلَّذِينَ كَفَرُوا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا وَيَسْخَرُونَ مِنَ الَّذِينَ آمَنُوا ۘ
وَالَّذِينَ اتَّقَوْا فَوْقَهُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۗ وَاللَّهُ يَرْزُقُ مَنْ
يَشَاءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ
“Kehidupan
dunia dijadikan indah dalam pandangan orang-orang kafir, dan mereka memandang
hina orang-orang yang beriman. Padahal orang-orang yang bertakwa itu lebih
mulia daripada mereka di hari kiamat. Dan Allah memberi rezeki kepada
orang-orang yang dikehendaki-Nya tanpa batas.”
Jelas,
siapa yang dimaksud orang-orang kafir.
Kedua, angka 2:12 atau QS. Al-Baqarah
(2) ayat 12.
أَلَا
إِنَّهُمْ هُمُ الْمُفْسِدُونَ وَلَٰكِنْ لَا يَشْعُرُونَ
“Ingatlah,
sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka
tidak sadar.”
Ayat
2:12 tersebut menceritakan orang-orang munafik, silakan baca/perhatikan juga
ayat sebelum dan sesudahnya.
Ketiga,
angka 21:2 atau QS. Al-Anbiyaa (21) ayat 2.
مَا
يَأْتِيهِمْ مِنْ ذِكْرٍ مِنْ رَبِّهِمْ مُحْدَثٍ إِلَّا اسْتَمَعُوهُ وَهُمْ
يَلْعَبُونَ
“Tidak
datang kepada mereka suatu ayat Al-Quran pun yang baru (diturunkan) dari Rabb
mereka, melainkan mereka mendengarnya, sedang mereka bermain-main.”
Ayat
21:2 tersebut menceritakan orang kafir/musyrik yang keras kepala, atau
orang-orang lalai/menyepelekan/tidak mau diperingatkan dengan Al-Quran. Silakan
cek penjelasan/tafsirnya.
Semua
atas izin Allah, bukan suatu kebetulan.
Bagaimana
fenomena yang terjadi akhir-akhir ini?


0 komentar:
Posting Komentar