![]() |
| Gempa Aceh di Pidie, Rabu, 7 Desember 2016, banyak bangunan hancur tapi tidak ada bahaya tsunami. (Foto: AFP/Zian Muttaqien) |
Bogor, 8 Rabiul Awwal 1438/8 Desember 2016
Jama’ah Muslimin (Hizbullah), Rabu (2016/07/12) malam memberangkatkan Tim Ukhuwah untuk membantu korban bencana gempa di Aceh.
“Tim diberangkatkan dari Wilayah Lampung dan Wilayah Jambi, menyusul Wilayah Sumatera Utara yang sudah mendapat amanat lebih awal,” ujar Imaamul Muslimin Yakhsyallah Mansur di Kompleks Pesantren Al-Fatah Cileungsi, Bogor, Rabu Malam (7/12).
Tim Ukhuwah ini terdiri dari unsur-unsur dai, tenaga medis dan tukang, dikoordinir oleh Majelis Ukhuwah Pusat Jama'ah Muslimin.
Tim Ukhuwah juga membuka donasi Gempa Aceh untuk disalurkan ke lokasi bencana, terutama untuk kebutuhan mendesak, seperti makanan cepat saji, minuman, obat-obatan, pakaian dan sebagainya.
Sebelumnya Tim Ukhuwah Jama’ah Muslimin (Hizbullah) pernah diterjunkan membantu penanganan pascatsunami Aceh, gempa Sumatera Barat, Yogyakarta, banjir Jakarta, dan lainnya. Tim didukung oleh para pemuda yang tergabung dalam Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR).
Gempa berkekuatan 6,4 SR terjadi pada pukul 05,03 WIB pagi, Rabu (2016/07/12) tepatnya di 5.19 lintang Utara (LU), 96,36 Barat Timur (BT) dengan kedalaman 10 km. Gempa dirasakan oleh warga di Pidie Jaya, Pidie, Aceh Besar, Sabang, Bireun, dan Lhokseumawe.
Mi'raj Islamic News Agency (MINA)


0 komentar:
Posting Komentar