![]() |
| Anas Al-Basha dalam tampilan badut. (Facebook) |
Aleppo, 3 Rabi’ul
Awwal 1438/3 Desember 2016
Seorang relawan amal yang berpakaian
seperti badut untuk menghibur anak-anak dalam perang yang menghancurkan kota Aleppo,
dilaporkan tewas dalam serangan udara pro-pemerintah di lingkungan Masyhad, di
sisi timur yang terkepung pada Selasa (29/11).
Anas Al-Basha yang berusia 24 tahun, menolak untuk
meninggalkan wilayah kekuasaan oposisi yang terus dihujani bom, hanya untuk
"memberi harapan bagi anak-anak" di saat pasukan pro-pemerintah memperoleh
kemajuan di kota itu.
"Semua yang Anas inginkan adalah membawa kebahagiaan
bagi anak-anak Aleppo," kata saudaranya Mahmoud.
Anas memilih tetap tinggal di “neraka” itu sebagai badur
melalui badan amal lokal Space for Hope.
TONTON VIDEONYA!
"Dia hidup untuk membuat anak-anak tertawa dan membuat
mereka bahagia di tempat yang paling gelap, tempat yang paling berbahaya di
bumi ini. Saya tidak bisa mengatakan perpisahan terakhir kepadanya karena kota
Aleppo telah berada di bawah pengepungan selama 112 hari. Saya bangga padamu
saudaraku. Semoga Anda beristirahat dalam damai, lebih baik dari dunia yang
kejam ini," tulis Mahmoud di Facebook.
Menurut kelompok pemantau Observatorium Suriah untuk HAM
(SOHR), lebih dari 300 warga sipil, termasuk puluhan anak-anak, telah tewas di
Aleppo timur sejak pemerintah Suriah memulai ofensif pada 15 November.
Mi’raj Islamic News
Agency (MINA)


0 komentar:
Posting Komentar