Dai Jama'ah Muslimin Soroti Dampak Berita Hoax

Ustaz Amin Nuroni. (Foto: MINA/Rudi Hendrik)
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,

يَـٰٓأَيُّہَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ إِن جَآءَكُمۡ فَاسِقُۢ بِنَبَإٍ۬ فَتَبَيَّنُوٓاْ أَن تُصِيبُواْ قَوۡمَۢا بِجَهَـٰلَةٍ۬ فَتُصۡبِحُواْ عَلَىٰ مَا فَعَلۡتُمۡ نَـٰدِمِينَ

Artinya, "Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu." (QS. Al-Hujurat [49] ayat 6).

Cibubur, 16 Rabi'ul Akhir 1438/15 Januari 2017 --- Dai Jama'ah Muslimin (Hizbullah) Amin Nuroni menyoroti dampak negatif dari berita hoax atau berita bohong. Menurut dia, umat Islam harus membentengi diri dari itu.

Hal itu disampaikannya saat mengisi acara Maulid Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bertema “Menuju Persatuan Islam” di Masjid Silaturahim, Cibubur, Ahad (15/1).

Ia mengungkapkan bahwa dampak berita hoax sangat berbahaya bagi umat Islam, sehingga perlu dicegah perkembangannya di tengah masyarakat.

“Dampaknya sangat terasa, di antaranya mengubah sikap seseorang menjadi individualisme, de moralisasi, dan bisa menimbulkan perpecahan umat,” katanya.

Ia kemudian mencontohkan di zaman Rasulullah. Menurutnya, zaman itu menjadi zaman terbaik karena kecintaannya terhadap masjid, kecintaannya terhadap Al Quran, dan kecintaannya terhadap ketaatan kepada pemimpin, yakni Rasulullah.

“Inilah yang kemudian harus kita ikuti,” katanya.

Selain menyoroti dampak negatif berita hoax, Amin Nuroni juga mengajak kaum muslimin mewujudkan Islam yang satu di bawah satu kepemimpinan. 

Share on Google Plus

About Rudi Hendrik

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar