![]() |
| Kaligrafi basmalah. (ProphetPBUH.com) |
Para sahabat yang mengumpulkan Al-Quran dalam satu mushaf mengawali Kitabullah dengan kalimat bismillahirrahmanirrahim. Kalimat ini dijadikan sebagai ayat pembuka Al-Quran. Para ulama juga bersepakat bahwa kalimat ini juga adalah sebagian ayat dari surah An-Naml.
إِنَّهُ مِنْ سُلَيْمَانَ وَإِنَّهُ بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
“Sesungguhnya surat itu, dari Sulaiman dan sesungguhnya (isi) nya 'Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang'.” (QS. An-Naml [27] ayat 30)
Lalu kemudian mereka berbeda pendapat, apakah basmalah adalah ayat yang berdiri sendiri di awal setiap surah, atau apakah ia termasuk bagian dari setiap surah?
Pendapat-pendapat itu dapat disimpulkan sebagai berikut:
1. Basmalah adalah merupakan ayat dari setiap surah kecuali surah At-Taubah (Bara’ah). Pendapat ini diriwayatkan dari Ibn Abbas, Ibn Umar, Ibn Az Zubair, Abu Hurairah, Ali ibn Abi Thalib, -dan dari kalangan tabi’in seperti Atha’ ibn Abi Rabah, Thawus, Sa’id ibn Jubair, Makhul dan Az Zuhry. Pendapat yang sama juga dipegangi oleh Abdullah ibn Al Mubarak, Asy Syaf’iy, Ahmad ibn Hanbal dalam salah satu riwayat, Ishaq ibn Rahawaih dan Abu Ubaid Al Qasim ibn Sallam –semoga Allah melimpahkan rahmatNya kepada mereka semua-.
2. Basmalah bukanlah merupakan ayat dari surah Al Fatihah dan bukan pula bagian dari surah yang lainnya. Pendapat ini dikatakan oleh Malik dan Abu Hanifah –semoga Allah merahmati mereka.
3. Basmalah adalah ayat yang berdiri sendiri dan terdapat pada awal setiap surah. Pendapat ini dikatakan oleh Dawud Azh Zhahiry dan diriwayatkan dari Ahmad ibn Hanbal. Pendapat yang banyak dikuatkan oleh para ulama adalah pendapat yang pertama. Wallahu a’lam.


0 komentar:
Posting Komentar