![]() |
| Proses pemakaman Komandan Lashkar-e-Toiba di Pulwama, India. (Foto: GK) |
Pulwama, India, KHILAFAH TERAKHIR - Puluhan ribu Muslim Kashmir di
Distrik Pulwama berpartisipasi dalam proses pemakaman Komandan Lashkar-e-Toiba Wasim
Shah dan rekannya Nasir Ahmad di desa Litter.
Saksi mata mengatakan bahwa shalat jenazah Wasim Shah harus
dilakukan lima kali gelombang karena tempat yang tidak bisa menampung pelayat
yang datang dari berbagai daerah.
Pemandangan serupa disaksikan saat pemakaman Nasir Ahmad di
Desa Litter, Pulwama. Empat putaran shalat jenazah dilakukan. Pro-kebebasan dan
slogan-slogan pro-Islam diteriakan saat jenazahnya dibawa menuju pemakaman.
Wasim Shah dan Nasir Ahmad tewas setelah baku tembak dengan
pasukan India pada Sabtu (14/10).
Setelah pemakaman, demonstrasi dan bentrokan meletus setelah
para pemuda yang marah melempar batu ke kamp tentara.
Saksi mata mengatakan, pasukan tersebut menanggapi dengan
menembakkan gas air mata.
Sebelum proses pemakaman, demonstrasi besar-besaran dan
bentrokan juga terjadi di Pulwama. Seorang warga sipil dan 20 lainnya terluka
oleh tembakan peluru tajam, peluru pelet dan gas air mata polisi.
Mi’raj News Agency
(MINA)


0 komentar:
Posting Komentar