![]() |
| Pendidikan Mubaligah Jama'ah Muslimin (Hizbullah) Jakarta, Ahad, 19 November 2017 di Jakarta Utara. (Foto: MINA) |
Jakarta, KHILAFAH TERAKHIR - Jama’ah
Muslimin (Hizbullah) Wilayah Jakarta mengadakan pelatihan mubaligah yang
bertujuan menciptakan muslimah pendukung pembebasan Masjid Al-Aqsha.
Pelatihan tersebut di
adakah di Masjid Nurul Jannah, Kapuk Muara, Jakarta Utara pada Ahad (19/11),
yang dihadiri oleh sekitar seratus kaum muslimah dari berbagai wilayah di ibu
kota.
Mukhlisin, Amir
Tarbiyah dan Taklim Wilayah Jakarta Jama’ah Muslimin mengatakan, program itu
diawali dengan kesatuan dan puncaknya adalah bagaimana mengembalikan Masjidil Aqsha
atau Baitul Maqdis ke pangkuan Muslimin.
“Peran muslimah
dari masa ke masa tidak bisa dilepaskan dari unsur perjuangan. Di masa Rasulullah
sudah terbukti, di masa empat Khulafaur Rasyidin sudah terbukti, di masa Salahuddin
Al-Ayyubi pun sudah terbukti, bahwasanya peran muslimah andil besar dalam
kemerdekaan Baitul Maqdis dan tanah Palestina yang sedang terjajah,” kata
Mukhlisin kepada MINA.
Ia menekankan bahwa
ada banyak cara dalam perjuangan mengembalikan Baitul Maqdis yang sekarang
sedang dikuasai oleh Yahudi di Israel, salah satunya adalah kaderisasi
mubaligah muslimah.
“Ketika jihad nanti
sudah dikumandangkah untuk pembebasan Masjidil Aqsha, para muslimah akan berada
di belakang kita, mereka akan membina anak-anak yang kita tinggalkan, mereka
akan merawat urusan kemuslimatan, masalah kesehatan, pendidikan dan lainnya.
Kita tempatkan posisi mereka pada fitrahnya,” tambahnya.
Sementara itu,
ketua panitia pelatihan Widi Widayati mengatakan, pendidikan mubaligah sangat
penting untuk membina dan menciptakan calon-calon daiah di masing-masing
wilayah peserta didik.
“Hasil akhir adalah
menciptakan para pembina dai perempuan,” katanya kepada MINA di sela-sela
acara.
Mi’raj News Agency (MINA)


0 komentar:
Posting Komentar