![]() |
| Kanan ke kiri: KH Umar Rashid Hasan, Pembina AWG Imaam Yakhsyallah Mansur, Ketua Umum AWG Agus Sudarmaji, dan Arief Rahman, berada di Doha, Qatar, Jumat, 28 September 2018. (Foto: Arief Rahman/MINA) |
Doha, MINA - Lembaga
kemanusiaan Al-Aqsa Working Group (AWG) asal Indonesia menjadi satu-satunya LSM
yang diundang dari Asia menghadiri konferensi internasional
yang diselenggarakan kantor berita Middle
East Monitor (MEMO).
Konferensi
bertajuk “25th Oslo Accord, The Broken
Promise (25 Tahun Kesepakatan Oslo, Perjanjian yang Runtuh)” diselenggarakan
pada Sabtu (29/9) di London, Inggris.
AWG mengirim empat
orang dalam delegasinya.
Pembina AWG Imaam
Yakhsyallah Mansur dan Ketua Umum AWG Agus Sudarmaji berangkat bersama pengurus
AWG lainnya, KH. Umar Rashid Hasan dan Arief Rahman. Mereka meninggalkan
Indonesia dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Kamis malam (27/9).
Dalam sebuah video
pendek yang direkam ketika berada di Doha, Qatar, Imaam Yakhsyallah
mengungkapkan bahwa mereka akan mewakili Asia dalam konferensi tersebut.
“Dari Asia tidak
ada yang diundang, kecuali dari kita,” katanya, Jumat.
“Mudah-mudah kita
berempat bisa berhasil menyadarkan mereka, bahwa kunci menghadapi Yahudi adalah
persatuan,” tambah Imaam Yakhsyallah.
AWG adalah lembaga
yang fokus menggalang bantuan untuk membantu perjuangan rakyat Palestina dan
upaya pembebasan Masjid Al-Aqsha, termasuk membantu pengungsi Suriah. (Minanews.net)


0 komentar:
Posting Komentar