Foto-foto Gerak Jalan Cinta Al-Aqsha Bekasi (2)

Imam Jama'ah Muslimin (Hizbullah) Yakhsyallah Mansur memberi nasehat kepada para peserta Gerak Jalan Cinta Al-Aqsha di lapangan SMP Pangeran Jayakarta, Bekasi, Sabtu malam, 1 September 2018. (Foto: Rudi Hendrik/MINA)
Khilafah Terakhir --- Jama'ah Muslimin (Hizbullah) Wilayah Jabodetabek menggelar Gerak Jalan Cinta Al-Aqsha di Bekasi, Provinsi Jawa Barat pada Sabtu malam, 1 September 2018 hingga Ahad dini hari.

Sekitar seribu peserta dari anak-anak hingga orang tua, pria dan wanita, start dari halaman SMP Pangeran Jayakarta (belakang Masjid Baitul Muttaqin) berjalan sejauh 7 km dan finish di Islamic Center Bekasi.

Berikut foto-foto Gerak Jalan Cinta Al-Aqsha Bekasi yang ditangkap oleh Rudi Hendrik, jurnalis Mi'raj News Agency (MINA):


LIHAT! Ada penyusup di kaki para mujahid

Tak peduli usia sudah seputih jenggot, tapi semangat tetap semuda dia (tengah belakang).

Anda pasti kenal siapa dia. Yak betul, ustaz, guru, dan mujahid pena kita, Ali Farkhan Tsani.

Imam Yakhsyallah memberi penekanan kepada peserta Gerak Jalan Cinta Al-Aqsha.


TAKBIIIR! ALLAHUAKBAR!!!

Memulai langkah awal dengan penuh hikmah.

Mengabadikan sebagai bukti langkah awal jihad ke Al-Aqsha.

Ceria pun melekat di wajah anak-anak.

Langkah tegak dan setengah tegaaak, GRAK!

"Kan kubawa kau Sayang ke Al-Aqsha..."

Indonesia rasa Palestina.

Semangat tua dan muda dalam memegang rasa kebangsaan. Siapa kita?!!

Barisan Muslimah pun bergerak, tak lupa membawa bekal khsusus wanita.


Kaum kelembutan yang menjajaki debu jihad.

Ikat kepalaku menunjukkan bahwa "aku" bukan muslimah biasa.

Berat tubuh Si Kecil tak seberat bila "aku" tertinggal jihad.


Sakuri, pemimpin Jabodetabek.


BERSEDIAAA! SIAAAP! YAK!

ALLAHUAKBARRR!

Ini antrian jihad, bukan antrian tiket Closing Ceremony Asian Games 2018.

Ilham Wahyudin, Ketua Panitia Tabligh Akbar Jama'ah Muslimin (Hizbullah) pegan bendera bangsa.

"Kasih jempol tunggal ke kamera!" (ciiis)

"Wajahku di mana?!"

"Inilah aku! Bismillah! Allahuakbar!"

"Mujahid berikutnya!"

Senyum kebeerkahan dalam nuansa jihad.

Mengabadikan meski tidak abadi.

"AL-AQSHA HAQQUNA!"

"Panji, dengarkan Imam!"

Imam yakhsyallah Mansur.

INI SAYA


BERSAMBUNG ............
Share on Google Plus

About Rudi Hendrik

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar