![]() |
| Tim karateka wanita Gaza Palestina. (Foto: The Electronic Intifada) |
Tim ini didirikan oleh pelatih Hasan Al-Rai pada 2016,
ketika ia melatih tim karate untuk tunanetra dan mereka mencetak juara tiga di
turnamen internasional.
“Awalnya, saya menghadapi kesulitan dengan orangtua saya,
bagaimana seorang gadis penyandang cacat akan berlatih karate. Saya menghadapi
kesulitan yang sama dengan masyarakat,”kata Suha Muqat, anggota tim, kepada The Electronic Intifada.
Tim tersebut tidak memiliki dana yang konsisten untuk
seragam dan biaya transportasi, tetapi anggota bertekad untuk berlatih dengan
harapan suatu hari mewakili Palestina secara internasional.
"Saya berharap blokade Israel akan dicabut dan kami
dapat mewakili Palestina di luar negeri, untuk membuktikan bahwa orang-orang
penyandang cacat memiliki peran besar dalam masyarakat," kata Rabab Anwar,
anggota tim yang lain.


0 komentar:
Posting Komentar