![]() |
| Kubah Ash-Shakrah di dalam Kompleks Masjid Al-Aqsa. (AFP) |
Greater Palestine
- Kompleks Masjid Al-Aqsa di Al-Quds (Yerusalem) akan ditutup untuk jamaah Muslim
selama bulan suci Ramadhan karena epidemi virus corona, kata ulama di situs
paling suci ketiga dalam Islam itu, Kamis (16/4).
Ramadhan biasanya menarik puluhan ribu Muslim setiap hari ke
masjid dan Kubah Sakrah yang bersebelahan untuk shalat tarawih.
Keputusan untuk melarang shalat bagi Muslim di kompleks 35
hektar itu memperpanjang larangan shalat sejak 23 Maret, demikian dikutip dari Arab News.
Dalam sebuah pernyataan, dewan yang ditunjuk Kerajaan Yordania
yang mengawasi situs-situs Islam di kompleks suci tersebut menyebutkan,
keputusan itu "menyakitkan" tetapi itu "sejalan dengan fatwa
hukum (pendapat ulama) dan nasihat medis."
Muslim harus "melakukan shalat di rumah mereka selama
bulan Ramadhan, untuk menjaga keamanan mereka," kata dewan itu.
Ramadan akan mulai sekitar 24 April.
Pernyataan itu menambahkan, namun, pelaksanaan shalat lima
waktu masih akan berlangsung di lokasi selama bulan Ramadhan. Petugas agama pun
masih akan diizinkan masuk. (Palestiner/RudiHendrik)


0 komentar:
Posting Komentar