Kisah ini terinspirasi dan menyadur dari channel YouTube Lapak Horor yang berjudul “Sembilan Ketukan”.
Sutrisno
yang tinggal di Banyumas adalah seorang tukang bangunan yang serba bisa, meski
kualitas kerjanya bukan yang terbaik. Hampir semua pekerjaan di dalam dunia
bangunan bisa ia lakukan.
Suatu hari
dia ditelepon oleh sahabatnya yang bernama Eko Subagyo, tinggal di kabupaten
sebelah, yaitu Brebes.
Tulalilut …
tulalilut …!
Sutrisno
melihat siapa yang menelepon ke hp-nya. Ternyata Eko Subagyo. Ia pun mengangkat
dan menjawab teleponnya.
Sutrisno:
Assalamu ‘alaikum, Ko!
Eko :
Wa ‘alaikumussalam, Tri!
Sutrisno: Wih,
ada angin apa ini, telepon saya?
Eko : Saya kangen kamu, Ko. Hahaha!
Sutrisno:
Kalau kangen saya, peluk istrimu. Hahaha!
Eko : Saya kira kamu suruh saya peluk
istrimu. Hahaha!
Sutrisno:
Bagaimana? Bagaimana?
Eko : Rumah saya minta direnovasi, Tri.
Sutrisno:
Renovasi total atau sebagaian?
Eko : Yang sudah rusak-rusak saja. Seperti
tembok yang retak, bagian atap yang sudah rusak, ganti tiang yang sudah lapuk,
dapur, dan lainnya.
Sutrisno:
Kapan?
Eko : Secepatnya lebih bagus. Kamu enggak
lagi pegang proyek, ‘kan?
Sutrisno:
Kamu itu seperti dukun saja, tahu kalau proyek saya tinggal dua hari lagi. Ya
sudah, kalau urusan proyek saya sudah beres semua, nanti saya kabari kamu dan
langsung ke Brebes.
Eko : Oke. Borongan atau harian nih?
Sutrisno:
Hahaha! Terserah. Kamu enaknya bagaimana? Yang penting kamu puas sepuas malam
jumat. Hahaha!
Eko : Hahaha! Ya sudah, saya tunggu kabar
lanjutan dari kamu, Tri.
Sutrisno:
Siap. (RH)
Bersambung....


Lanjut om
BalasHapusEnaknya perdurasi lha om
BalasHapus