Rudi Hendrik Novel - Pasukan Israel telah menghancurkan sekitar 50 rumah dan 280 toko di kamp pengungsi Tulkarm di wilayah utara Tepi Barat yang diduduki, sebagai bagian dari serangan militer yang sedang berlangsung, kata seorang pejabat Palestina.
Berbicara
kepada Anadolu, Wakil Gubernur Tulkarm Faisal Salama mengatakan, tentara
Israel "berusaha untuk membentuk kembali fitur dan geografi kamp Tulkarem
melalui pembongkaran besar-besaran properti Palestina."
Ia
menambahkan bahwa apa yang terjadi di kamp Tulkarem adalah "rencana
pendudukan sistematis” dan jalan-jalan baru dibuka di atas reruntuhan bangunan.
Salama
menggambarkan serangan militer Israel di Tulkarm sebagai "pembantaian dan
rencana ilegal yang dilakukan di tengah keheningan Arab dan
internasional." []
Sumber: Mi’raj
News Agency (MINA)


0 komentar:
Posting Komentar