![]() |
| Pengungsi Muslim Rohingya Myanmar. (Banglade.sh) |
Bangkok, 25 Agustus 2015 (RajaDumay.com) -
Polisi Thailand berhasil menangkap seorang pedagang manusia yang terkenal kejam
pada Rabu, 19 Agustus pekan lalu.
Burma Times memberitakan Senin (24/8), Rahim Ullah yang dikenal sebagai Azim Ullah di banyak kalangan, terkenal sebagai salah satu pedagang manusia yang paling brutal.
Burma Times memberitakan Senin (24/8), Rahim Ullah yang dikenal sebagai Azim Ullah di banyak kalangan, terkenal sebagai salah satu pedagang manusia yang paling brutal.
Dia diyakini berasal dari Maungdaw Utara, Rakhine
State, Myanmar.
Rahim Ullah dituduh telah membunuh banyak migran dengan melemparkan mereka ke laut dan menempatkannya di kamp-kamp hutan ketika kerabat korban tertunda pembayaran tebusannya.
Rahim Ullah dituduh telah membunuh banyak migran dengan melemparkan mereka ke laut dan menempatkannya di kamp-kamp hutan ketika kerabat korban tertunda pembayaran tebusannya.
Dia juga memperkosa banyak wanita migran dari
sukunya sendiri dan bukannya menyerahkan mereka kepada kerabatnya, tetapi
justeru sering menjual mereka ke industri seks Thailand, Mi’raj Islamic News Agency (MINA) melaporkan yang dikutip RajaDumay.com.
Warga Rohingya yang pernah disiksa oleh Rahim Ullah telah menyatakan kepuasannya atas penangkapan itu, tapi juga merasakhawatir.
Warga Rohingya yang pernah disiksa oleh Rahim Ullah telah menyatakan kepuasannya atas penangkapan itu, tapi juga merasakhawatir.
Di satu sisi mereka senang bahwa penjahat tersebut
akhirnya ditangkap. Tapi di sisi lain, mereka takut bahwa ia mungkin
mendapatkan kontak untuk bisa bebas.
Rahim Ullah juga terkenal sebagai seorang jutawan yang beberapa kali bisa bebas dari penjara dengan kekuatan uangnya. (Rudi Hendrik)
Rahim Ullah juga terkenal sebagai seorang jutawan yang beberapa kali bisa bebas dari penjara dengan kekuatan uangnya. (Rudi Hendrik)
(Sumber: MirajNews.com/id)


0 komentar:
Posting Komentar