Mengetahui Spesifikasi Crane yang Jatuh di Masjidil Haram

Crane di atas Masjidil Haram. (Dok. Straitstimes.com)
(RajaDumay.com) --- Alat berat derek atau crane yang telah menelan ratusan korban jamaah haji tahun ini, banyak ditemui di lingkungan Masjidil Haram, Makkah, karena sedang dilakukan renovasi demi memperluas kapasitas jamaah. 

Cuaca buruk yang belakangan melanda beberapa wilayah Timur Tengah, memunculkan badai yang disertai hujan lebat. Entah karena apa, badai dan hujan itu berhasil meruntuhkan sebuah crane yang menimpa kumpulan jamaah calon haji di bawahnya tepat pada 11 September.

Tak luput pula, sudah tujuh jamaah haji asal Indonesia juga menjadi korban meninggal.

Secara umum tower crane merupakan suatu alat yang digunakan untuk mengangkat material secara vertikal dan horizontal ke suatu tempat yang tinggi pada ruang gerak terbatas. Disebut Tower karena memiliki rangka vertikal dengan bentuk standard dan ditancapkan pada perletakan yang tetap.

Fungsi utama dari tower crane adalah mendistribusikan material dan peralatan yang dibutuhkan oleh proyek baik dalam arah vertikal ataupun horizontal.

Tower crane merupakan peralatan elektromotor, artinya menggunakan listrik sebagai penggeraknya. Tenaga gerak tersebut diperoleh dari listrik maupun generator set.

Bagian Utama Tower Crane :
1. Rangka
2. Kabel Baja (Ropes)
3. Kait (Hook)
4. Pulley (Shave)
5. Drum penggulung kabel baja
6. Motor Penggerak

Penggunaan tower crane seharusnya pada tempat yang strategis tentunya, dengan memprehatikan beberapa faktor antara lain
1. Arah gerak atau lintasan tower crane sebaiknya sejajar dengan arah memanjang dari bangunan.
2. Harus tersedia ruang cukup untuk proses pemindahan.
3. Dengan ukuran tower crane yang minimum, radius dan tinggi dan dapat menjangkau 100 % area gedung.

(Sumber: SindoNews.com)
Share on Google Plus

About Rudi Hendrik

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar