![]() |
| Kameramen wanita senior Hungaria, Petra Lazlo (Twitter) |
Petra mengaku merasa bersalah dan malu atas tindakannya. Tapi dia menegaskan dirinya bukan seorang rasis. Dia menjegal bapak pengungsi yang menggendong anaknya karena keadaan rusuh.
"Saya bukan perempuan keji, tukang tendang anak kecil, dan saya bukan seseorang yang rasis," tulisnya seperti dilansir New York Times, Jumat lalu (11 September 2015).
Lazlo membenarkan bila aksinya seakan disengaja. Namun dalam surat itu, dia mengatakan suasana saat itu hiruk pikuk. Dia mengira para pengungsi itu hendak menyerangnya.
"Saya takut melihat massa yang berlarian, tiba-tiba salah satu dari mereka terjegal," ungkapnya.
Walau berkukuh membela diri, Lazlo mengaku siap bertanggung jawab. Dia pun menerima dipecat oleh N1TV.
"Saya menyesalkan tindakan saya tersebut. Saya siap bertanggung jawab," katanya.
Lazlo akhirnya harus menjalani proses hukum Hungaria karena tindakannya menendang pengungsi. Selain menjegal si bapak, dia pun terekam kamera menendang pengungsi remaja perempuan.
N1TV, tempat Lazlo bekerja adalah media milik Partai Jobbik, organisasi politik yang dikenal anti-imigran.
Insiden penendangan pengungsi itu membuat Lazlo dikecam netizen seluruh dunia. Hanya beberapa jam setelah aksi tak terpujinya tersebar di jejaring sosial, manajemen N1TV langsung memecat juru kamera senior itu.
(Sumber: PekaNews.com)


0 komentar:
Posting Komentar