Bentrokan HMI Libatkan Ratusan Mahasiswa Makassar-Pekanbaru

Ilustrasi (TribunNews)
(RajaDumay.com) --- Bentrok massa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Senin dini hari (23 November 2015) mengakibatkan sejumlah orang terluka. Seorang peserta Kongres HMI bahkan dikabarkan terkena anak panah.

Bentrok massa HMI melibatkan mahasiswa HMI Makassar dengan panitia Kongres HMI Pekanbaru, Riau. Kepanitian ini biasa disebut juga dengan panitia lokal. Bentrok dimulai dengan aksi saling lempar di depan Hotel Green, Jalan Arifin Ahmad.

"Dalam bentrokan itu empat mahasiswa HMI Pekanbaru terluka. Satu di antaranya terkena panah di bagian belakang," kata Kapolres Pekanbaru Kombes Aries Syarif Hidayat, kepada wartawan, Senin.

Dia menambahkan, bentrok berawal ketika sejumlah mahasiswa HMI Pekanbaru rapat di Hotel Green. Tiba-tiba sekelompok mahasiswa dari Makassar mendatangi kelompok panitia kongres. 

Selanjutnya, kelompok mahasiswa Makassar yang jumlahnya mencapai ratusan orang itu menanyakan, "Apakah kalian panitia?" Lalu dijawab mereka, "Benar."

Selanjutnya kelompok mahasiswa langsung menghajar kelompok panitia. 

Perkelahian itu kemudian dilihat oleh teman-teman panitia lokal yang berjumlah ratusan juga. Karena terdesak, rombongan mahasiswa Makassar melarikan diri. Aksi kejar-kejaran pun terjadi. 

Kemudian mereka terlibat bentrokan di depan SPBU Arifin Ahmad. Aksi lempar batu terjadi di sana. Tidak lama kemudian, mahasiswa HMI Makassar terdesak dan lari ke tempat tinggal mereka di GOR Remaja, Jalan Sudirman. 

Mahasiswa Pekanbaru terus mengejar. Di GOR remaja, terlihat sekitar 500 mahasiswa Makassar dan Ambon sudah berkumpul. Di sana terjadi aksi saling serang. Ternyata kelompok mahasiswa Makassar membawa senjata tajam dan panah. 

Dalam bentrokan itu, empat mahasiswa Pekanbaru terluka. Korban luka panah atas nama Alitondi Hasibuan (22). Sementara tiga korban lagi atas nama Febrizon (22), Afgani (24), dan Syahroni (20). 

(Sumber: SindoNews.com)
Share on Google Plus

About Rudi Hendrik

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar