(RajaDumay.com) --- Ditembakjatuhnya
jet tempur Rusia oleh militer Turki, Perdana Menteri Ahmet Davutoglu
mengatakan, Turki memiliki kewajiban untuk bertindak melawan siapa pun yang
melanggar perbatasan wilayahnya.
"Semua orang
harus tahu, adalah hak internasional dan tugas nasional untuk mengambil
tindakan terhadap siapa pun yang melanggar batas udara atau tanah kami,"
kata Davutoglu di Ankara.
Jet perang Rusia
pada Selasa (24/11) ditembak jatuh oleh militer Turki karena dianggap melanggar
wilayah udara Turki.
Sementara itu, Kementerian
Pertahanan Rusia mengatakan, sebuah penyelidikan sedang berlangsung mengenai
kecelakaan pesawatnya.
Pemantauan
mengkonfirmasi bahwa pesawat Rusia berada di ruang udara Suriah ketika ditembak
oleh militer Turki yang telah diakui oleh Pemerintah Ankara.
Perdana Menteri Turki
telah memerintahkan Kementerian Luar Negeri untuk berkonsultasi kepada NATO,
PBB dan negara-negara terkait dalam perkembangan penyelidikan kasus tersebut.
Bulan lalu, sebuah
pesawat Rusia juga dinyatakan telah memasuki wilayah udara Turki dekat
perbatasan Suriah, mendorong dua jet F-16 Turki mencegat dan memanggil duta
besar Rusia sebagai bentuk protes.
"Bahkan jika
itu adalah burung yang terbang, angkatan bersenjata Turki jelas diinstruksikan
untuk mencegatnya," kata Davutoglu. (Rudi Hendrik)


0 komentar:
Posting Komentar