![]() |
| Mobil NATO rusak oleh bom. (Omar Sobhani/Reuters) |
(RajaDumay.com) --- Seorang pelaku bom bunuh diri dengan
sepeda motor menyerang patroli gabungan Amerika Serikat-Afghanistan di
Afghanistan, Senin (21/12), menewaskan sedikitnya enam tentara asing.
Ini adalah serangan
paling mematikan terhadap pasukan asing sejak Agustus.
Brigadir Jenderal
Wilson Shoffner, Kepala Urusan Publik di pangkalan NATO di ibukota Kabul
mengatakan dalam sebuah pernyataan, enam anggota misi Resolute Support tewas dalam serangan yang terjadi di sekitar pangkalan
udara Bagram, terbesar di fasilitas militer AS di Afghanistan.
Tiga tentara Resolute Support lainnya terluka dalam
serangan itu.
"Kami sangat
sedih dengan kehilangan ini," kata Shoffner. Mi’raj Islamic News Agency (MINA) memberitakannya.
Namun NATO tidak mengumumkan
kebangsaan dari korban.
Sebelumnya, seorang
pejabat Afghanistan menyebutkan jumlah personel NATO yang tewas tiga orang dan
dua luka-luka.
Di Twitter, juru bicara Taliban Zabihullah
Mujahid mengklaim bertanggung jawab dan mengatakan 19 tentara tewas dan
sejumlah lainnya terluka.
(Sumber: MirajNews.com/id)


0 komentar:
Posting Komentar