![]() |
| Pejuang ISIS di Kamp Yarmouk. (Foto: dok. Ynetnews.com) |
(RajaDumay.com) --- Anggota Islamic State (ISIS) yang terluka
diizinkan menarik diri dari pinggiran kota Damaskus sebagai bagian dari
kesepakatan dengan pemerintah Suriah.
Organisasi pemantau
Observatorium Suriah untuk HAM (SOHR) yang berbasis di London mengatakan pada Kamis
(24/12), bus untuk mengangkut para pejuang dari Al-Qadam, pinggiran Damaskus sudah
mulai tiba.
Para pejuang,
termasuk anggota Islamic State (ISIS/Daesh) akan diizinkan untuk meninggalkan lingkungan
Yarmouk, Al-Hajar Al-Aswad dan Al-Qadam di ibukota Suriah.
Mereka akan diikuti
oleh anggota keluarga pendukung kelompok. Mi’rajIslamic News Agency (MINA) memberitakannya.
"Sumber memberitahu
SOHR sekitar tiga tujuan yang mungkin, yaitu Bir Al-Qasab di Reef Dimashq, pedesaa
di Homs dan pedesaan Raqqa," kata sebuah pernyataan di situs organisasi
pemantau yang memiliki banyak jaringan sumber di Suriah.
PBB mengatakan
sedang mengamati kesepakatan, tapi tidak mengambil bagian di dalamnya.
ISIS memiliki
kehadiran yang relatif kecil di Damaskus, tapi membuat keuntungan besar di kamp
pengungsi Yarmouk yang banyak ditempati oleh pengungsi Palestina sejak puluhan
tahun lalu.
ISIS kewalahan
menghadapi pejuang Palestina yang bersekutu dengan pemerintah dan faksi yang
netral.
Bagian lain Kamp
Yarmouk sebelumnya dikepung oleh pemerintah Suriah, yang menyebabkan kekurangan
makanan untuk warga di daerah itu.
Pada saat ISIS meningkatkan
serangannya di wilayah itu, penduduk yang
awalnya berjunlah 160.000 orang, kini hanya tinggal sekitar 18.000 jiwa.
(Rudi Hendrik)


0 komentar:
Posting Komentar